13.10.14

Impresi The Circus Clown



Merajut asa dari sebuah kota kecil, The Circus Clown justru memiliki keunikan yang mungkin tak banyak dimiliki oleh orang lain. Mulai dari kegemarannya yang seringkali memanfaatkan barang-barang tidak terpakai untuk dikreasikan sampai membuat komunitas untuk saling mendukung dan membantu para crafter di tempat asalnya.

Namanya unik nan menggoda banget nih, hehe… Apa sih filosofisnya sampai diberi nama The Circus Clown?
Filosofi dari nama ini adalah, sama seperti badut sirkus, bahwa sebenarnya si badut yang kita lihat di panggung sebagai sesuatu yang 'wah' dan selalu menghibur. Sebenarnya pelakunya sendiri belum tentu lagi happy atau belum tentu sehebat itu. Selama ini yang ditampilkan di luar itu hanya sebagai kulit. Jadi karya The Circus Clown sekarang ini memang nggak mau bertujuan meng-impress semua orang. Saya ingin berkarya di TCC ini karena dorongan dari hati dan berusaha membuat pemesan ikutan senang ketika menerima hasilnya, Entah menurut orang hebat atau nggak, saya nggak peduli, hehe...

Apa aja nih karya-karya yang dibuat The Circus Clown?
Produk utamanya adalah custom notebook, yaitu buku bersampul kain. Lalu notebook cover, yaitu sampul buku. Buat kawan-kawan yang takut bukunya kotor, jadi sampulnya bisa dicuci gitu... Ada juga guest book atau buku tamu yang juga bersampul kain beraneka motif sesuai keinginan pemesan. Kemudian ada Mimimi Doll, yaitu boneka anak kecil lucu berjenis cowo dan cewe. Selain itu, produk-produk selingan seperti bros, kreasi flanel, pouch, kadang juga desain logo atau desain print untuk kebutuhan kawan-kawan crafter. Tergantung permintaan teman-teman deket aja sih, kalau ada yang minta bikinin, ya saya bikinin.


Konsep seperti apa yang ditawarkan dalam karya-karya The Circus Clown?
Konsepnya dari karya TCC adalah cute dan glamour, tapi dengan harga yang reasonable. Enggak terlalu mahal, juga enggak terlalu murah. Saya juga suka memanfaatkan barang-barang bekas dalam karya saya, karena dasarnya pelit beli bahan, hahaha…. Dari kecil juga sempat dapet julukan "pemulung" dari bapak saya. Karena kamar selalu penuh barang-barang bekas yang mau dijadikan kreasi.


Apa hal paling unik yang terdapat dalam karya-karya The Circus Clown?
Proses finishing karya TCC selalu dikerjakan oleh saya sendiri. Jadi 'taste' nya terasa. Saya sendiri enggak tau uniknya dimana, hehe. Tapi temen-temen biasanya hafal, ini hasil kreasi Saya atau bukan.

Oh ya, menurut Mbak, gimana nih cara paling ampuh untuk mempertahankan konsistensi agar bisa terus berkarya handmade?
Menurut saya konsistensi dalam berkreasi berasal dari dalam hati, kalau kita cinta terhadap sesuatu, nggak ada unsur apapun dari luar yang bisa mempengaruhinya. Bisa lebih kuat atau memudar, tapi nggak bisa dengan mudah hilang. Kalau dengan kerajinan tangan ini mulai dari tahun 2007 Saya sudah mulai serius. Pasang surut tetap ada. Tapi kalau pisah dengan craft terlalu lama, pasti rasa kangen akan segera datang, dan disitu kita kembali berkreasi lagi, aktif lagi, begitu seterusnya. Kalau sudah mulai pudar mood nge-craftnya, biasanya didongkrak dengan baca blog favorit, buka pinterest, instagram, etsy, pokoknya lihat gambar-gambar lucu yang menginspirasi. Bisa juga ngobrol sama kawan-kawan sesama crafter, buka-buka grup craft, sampai pada akhirnya panas pengen bikin kreasi juga, hehe…

Usaha kreatif seringkali diidentikkan untuk sekadar hobi belaka. Gimana nih pandangan The Circus Clown terhadap pendapat tersebut?
Sebenernya saya juga menjalankan TCC ini sekedar hobi. Suka kelabakan kalau ada pesanan. Karena usaha primer saya sebenarnya bukan di handmade ini. Tapi nggak bisa dipungkiri, pendapatan dari handmade juga lumayan banget. Bisa dijadikan lahan sumber penghasilan kalau orangnya rajin. Tapi sayangnya saya kurang rajin dan cenderung moody. Jadi ya, sekedar hobi boleh. Tapi sayang banget kalau buang-buang uang hanya karena hobi. Harusnya sebuah hobi selain menghibur, juga bisa menghasilkan. Jadi nggak rugi waktu, tenaga, dan terutama uang.


Terakhir, impian yang tengah dirajut oleh The Circus Clown?
Impian jangka panjang sebenernya ingin bikin sekolah craft. Semacam IKJ gitu deh, tapi khusus craft. Nanti ada museum alat, perpustakaan, laboratorium praktek, pameran, dan sebagainya. Kalau impian saya bersama TCC sekarang ini, cuma ingin hasil kerajinan tangan saya bisa menginspirasi banyak orang. Makin banyak yang terkena 'virus' berkreasi handmade, makin senang. Belakangan saya bersama teman-teman di Sidoarjo dan sekitarnya juga membuat perkumpulan pecinta craft, yaitu Komuter Ijo (Komunitas Crafter Sidoarjo). Jadi para crafter yang baru kenal dunia handmade, para pemula yang mau belajar, atau yang sudah mahir bisa saling tukar informasi dengan dengan cepat. Alhamdulillah sejauh ini sudah banyak crafter dan pebisnis handmade baru yang Kami munculkan dari perkumpulan ini. Masing-masing crafter dengan keterbatasannya bisa terus semangat berkarya karena banyak rekan yang mendukung. 
http://www.circusclown.info/
http://the-circusclown.blogspot.com/
http://blog.circusclown.info/
Twitter @hayouroxa
https://www.facebook.com/pages/Komuter-IJO-Komunitas-Crafter-Sidoarjo/458831064169535

(Nugraha Sugiarta)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails