19.9.14

Motemanika dan Manik-Manik

Gemar dengan manik-manik, Ika dengan Motemanika-nya membuat karya-karya yang sangat terbatas, tak pernah lebih dari tiga dibuat karya yang sama. Ia juga lalu bercerita bahwa karya-karyanya selalu sebisa mungkin menggunakan bahan-bahan dari dalam negeri demi mengangkat produk Indonesia. Ow, selain manik-manik, Ika juga ternyata membuat karya wire jewelry dengan mengusung nama Uwerans by Motemanika. Penasaran? Mari simak!


Pertanyaan pertama… Kenapa memilih beads dalam berkarya? Apa yang menarik dari beads itu sendiri?
Awalnya karena saya suka memakai asesoris terutama gelang  dari manik-manik, apalagi yg bernuansa etnik atau corak dan bentuk beads-nya unik. Jadi ketika saya mendadak terjerumus ke dunia craft, saya langsung mantap dengan pilihan membuat handmade jewelry jurusan manik-manik. Yang jelas beads itu sangat beragam jenisnya dan membuat kombinasi dari bahan-bahan tersebut sangat menyenangkan. Setiap saat saya merasa bermain-main saja bukan berpikir dan bekerja keras karena melihat bentuk yang lucu-lucu dan berwarna-warni. Catatan dari saya, pilihan bahan yang saya pakai saya adalah beads dari bahan kaca, batu alam, kayu, logam, resin, keramik. Saya jarang menggunakan bahan dari plastik biasa, akrilik, dan Kristal-kristal.

Motemanika, namanya kayak ada hubungan dengan matematika, hehe… Apa nih arti dari nama motemanika?
Motemanika itu singkatan dari mote manik-nya IKA, Cuma bermain kata-kata saja.

Aksesoris seperti apa aja nih yang dibuat Ika dengan Motemanikanya?
Yang sudah saya buat selama ini adalah kalung, gelang, peniti jilbab, bros, anting-anting. Yang non jewelry pembatas buku, stone painting. Oh ya, saya memiliki dua brand dengan konsentrasi produk yang berbeda. Motemanika Beads untuk beads jewelry dengan teknik stringing alias ronce. Desainnya lebih bernuansa etnik dan bisa juga sedikit pop. Satunya lagi Uwerans by Motemanika untuk wire jewelry dengan teknik wire wrapping alias nguwer kawat dan sedikit basic metalsmithing. Kedepannya saya akan lebih memperdalam skill metalsmithing supaya kreasi saya lebih bervariasi. Desainnya ke arah asimetris dan free form alias tanpa patrun tertentu. Banyak yang bilang sedikit bergaya metal dan maskulin.

Menurut Ika, apa kelebihan yang dimiliki dari karya-karya Motemanika?
Kalau untuk Motemanika beads, saya membuat kreasi yang limited edition, diusahakan tidak lebih dari tiga kali duplikasi. Saya utamakan memakai bahan dari dalam negeri supaya lebih mengangkat produk Indonesia. Untuk desainnya, sampai saat ini pilihan saya adalah yang bernuansa etnik, tapi tidak menutup kemungkinan untuk dikombinasikan dengan style yang lain. Untuk Uwerans, saya membuat kreasi yang One of A Kind, tidak dibuat duplikasi sama sekali, sehingga sangat ekslusif. Karena desainnya free form alias bentuk bebas, bahkan saya sendiri tidak pernah bisa mengulang langkah yang sudah pernah saya buat sebelumnya. Untuk produk yang simple mungkin masih bisa dibuat ulang. Namun sejauh ini jarang sekali saya lakukan kecuali ada request dari pembeli.

Ika sendiri melihat kreativitas dan inovasi di dalam dunia handmade itu seperti apa sih?
Dua hal tersebut kalau diikuti perkembangannya malah bisa bikin saya enggak sempat berkreasi. Seperti “glagepan” alias megap-megap enggak bisa napas karena serbuan informasi dari seluruh penjuru dunia sangat mudah diakses saat ini. Saya punya akun instagram, pinterest, deviantart yang saya gunakan untuk melihat perkembangan dunia handmade craft. Tapi bagi saya sendiri, pancingan kreativitas tersebut langsung saya saring, tidak semata-mata dicontoh, karena pada dasarnya saya ini sangat tidak ahli meniru sebuah karya, wong saya meniru ulang kreasi saya sendiri aja males kok, apalagi niru pleek punya orang. Jadi kreativitas dan inovasi bisa dicari dari mana saja, tapi harus disarikan ke dalam bentuk kreasi kita sendiri. Oh ya, saya juga bergabung dengan beberapa grup di facebook dari dalam dan luar negeri, untuk menambah referensi saya.


Pegangan utama yang dijadikan Ika dalam berkarya?
berkreasi itu harus dari hati. Kalau feeling-nya sudah kena, saya jadi enak kerjanya. Produk yg dihasilkan bukan seperti barang industri yang dibuat oleh mesin. Makanya saya buat tagline untuk motemanika adalah “it’s about passion and creativity”.

Konsep karya seperti apa nih yang sebenarnya hendak ditawarkan Ika kepada para pelanggan Motemanika?
Seru sekali kalau bisa membuat karya yg anti-mainstream meskipun dgn konsekuensi hanya diminati kalangan tertentu. Karena dunia asesoris kan masuk ke dunia fesyen, pastinya mengikuti trend yang berkembang saat ini. Tapi untuk sekarang, saya belum bisa muluk-muluk bicara konsep karena memang dalam berkreasi saya belum menemukan konsep yang pasti. Istilah saya, masih ababil lah. Semua pengen dicoba, dipelajari, dan dicari mana yang paling sesuai. Semoga segera ketemu itu si konsep ya..
Instagram : @Motemanika
Path : Motemanika 
Twitter : @IKAmotemanika 
Pinterest : motemanika beads 
Email : motemanika.uwerans@gmail.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails