12.9.14

Jeans, Dari Pekerja Hingga Mendunia

Siapa yang tak suka dengan celana jeans. Selain ringkas dan berkesan kasual, celana jeans sangat nyaman digunakan dalam keseharian. Rasa-rasanya hampir segala jenis manusia dari berbagai strata umur gemar dengan celana berbahan tebal tersebut. Berbagai model jeans lalu lahir dan mendapatkan penggemarnya.

Meski mendunia, jeans sendiri pada awalnya justru lahir dari kaum miskin, kelas pekerja kerah biru. Ya, celana jeans pada awal kemunculannya banyak digunakan oleh para penambang emas di Amerika. Adalah Levi Strauss, seorang Jerman yang memopulerkannya. Bermodal beberapa lembar tekstil ia berangkat ke Amerika. Tak dinyana, barang bawaannya laku. Hanya tersisa segulung kain kanvas. Sisa kain tersebut ia buat celana yang ternyata diborong pula oleh para pekerja tambang. Semenjak itu, popularitas Strauss sebagai sang pembuat celana jeans kian terkenal. Bersama rekannya, Jacob Davis, Strauss lalu mematenkan jeans. Itulah mengapa dikenal merk jeans Levi's 501. Angka 501 adalah nomor paten yang mereka dapatkan.

Akan tetapi, popularitas jeans sendiri sebenarnya baru meledak dan mendunia seusai Perang Dunia ke-2. Hal tersebut dipicu oleh pemakaian jeans oleh aktor terkenal James Dean di dalam filmnya. Trend baru lahir. Jeans adalah simbol dan gaya hidup kaum muda. Meski demikian, pada dekade 30an jeans sendiri sebenarnya sudah cukup terkenal karena film-film bertema koboi seringkali menampilkan para pemerannya yang menggunakan celana jeans.

Generasi berganti, jeans tetap tak lekang oleh waktu. Dekade 70an, jeans tetap populer. Dengan model bawah yang melebar, kaum hippies selalu menggunakan jeans yang dihias lukisan atau sulaman. Mudah ditebak, jeans lalu tetap mendapatkan penggemarnya, terlebih ketika para perancang ternama seperti Armani mulai memasukkan bahan jeans ke dalam desainnya.
(Nugraha Sugiarta)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails