13.6.14

Karya Dinamis Asimetris


Siapa bilang sesuatu yang asimetris itu selalu menghasilkan karya-karya absurd. Buktinya adalah crafter yang satu ini, mengusung nama Asimetris sebagai brand, karya-karya sandal rajut yang dihasilkan begitu unik dan menggugah selera.

Sandal crochet kayak gimana nih yang dibikin di Asimetris?
Sampai sekarang, sandal rajut Asimetris masih diperuntukkan untuk kaum hawa yang suka berganti alas kaki sesuai keperluan, hehe… Itu makanya, model sandal rajut kami beragam. Ada yang flat sandal, heels, wedges, bahkan sepatu dengan tinggi yang beragam pula.





Kenapa namanya Asimetris, maksudnya gimana nih, hehe…
Kenapa Asimetris ya, ceritanya panjang. Jadi dulu, pas awal mulai usaha ini sama adik, agak bingung juga mau kasih nama apa. Inginnya yang mudah diucapkan dan diingat. Pas lagi asyik bikin-bikin dan melihat beberapa hasil karya kami, tercetuslah nama Asimetris. Alasannya karena mayoritas karya kami selalu asimetris. Lagipula saya juga lebih suka komposisi yang asimetris. Komposisi asimetris terkesan dinamis, menurut saya sih hehe Jadi harapannya sih usaha ini bisa dinamis, bergerak ke arah yang lebih baik dan makin berkembang.


Kok terpikirkan nih bikin crochet di sandal, gimana ceritanya nih…
Awalnya kami membuat bolero, sweater, dan berbagai atasan dengan teknik rajutan. Dengan durasi pembuatan yang termasuk lama serta sudah banyaknya produk serupa di luar, kami mulai mencoba mengaplikasikan rajutan di produk lain, akhirnya dibuatlah flat sandal yang talinya dirajut. Itupun awalnya belajar dari buku craft. Puas dengan hasilnya, kami mulai mengembangkan modelnya. Sepengetahuan kami juga, crochet sandal, terutama di Malang, masih jarang diproduksi. Jadi kami semangat untuk mengembangkannya.

Gimana tanggapan pasar terhadap karya-karya Asimetris?
Alhamdulillah responnya bagus. Mungkin karena sandal rajut masih jarang dibuat. Beberapa orang juga bilang, modelnya beragam jadi bisa menjangkau dari usia remaja, mahasiswa, hingga ibu rumah tangga.

Sari sendiri melihat peluang yang ada di dunia handmade seperti apa?
Peluangnya besaaaar sekali, hehe… Dua tahun belakangan ini makin banyak orang-orang yang membuat produk kreatif dan menjualnya, tidak hanya sebagai hobi. Ini karena produk handmade banyak macamnya, setiap crafter mempunyai ciri khas produk yang berbeda, serta makin berminatnya masyarakat dengan produk handmade. Jadi mungkin saja jika ada satu orang membeli dua tas dari dua crafter yang berbeda karena keunikan masing-masing tadi.


Menurut Sari, apa hal paling utama yang harus dilakukan oleh seorang crafter agar kreativitasnya terus berkembang?
Rajin bersosialisasi dan senang belajar. Dengan bertemu dan sharing dengan sesama crafter, mengikuti pameran atau bazaar produk kreatif, buka-buka web craft, serta mencoba hal/teknik craft yang belum dikuasai, buat saya ampuh untuk mengundang munculnya kreativitas.


Inovasi seperti apa nih yang akan dikembangkan oleh Sari dengan Asimetris Aksesorisnya di masa depan…
Dalam hal produksi sih jelas ingin mengembangkan bahan yang digunakan, jadi tidak hanya menggunakan benang rajut. Sekarang sih sudah mulai mengkombinasikan rajutan dengan kain katun. Kalo jangka panjangnya, karena sandal/sepatu termasuk produk fashion, ingin juga sandalnya Asimetris meramaikan dunia fashion di Indonesia. Sedang mimpi lainnya, seperti crafter kebanyakan, ingin buka toko offline, iingin juga bikin sanggar craft. Kalau selama ini adanya sanggar lukis atau tempat les mata pelajaran sekolah, saya juga ingin bikin sanggar yang khusus mempelajari craft. Aduuuh, mimpinya banyak ya, hehe
Instagram: @asimetris

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails