14.3.14

Deelauri dan Semangat Craft


Menggemari dunia craft semenjak dari kecil, Dilla Maulina sempat meninggalkan hobinya yang satu ini manakala kesibukan berkuliah menyita segala perhatian. Namun, internet adalah dunia tanpa batas yang kembali mempertemukan perempuan yang satu ini dengan dunia craft. Menggagas nama Deelauri, Dilla kini merenda mimpi yang memang diinginkannya.

Apa, nih, yang bikin Dilla hobi dunia craft?
Kalau soal dunia craft, dari usia kanak-kanak saya sudah hobi. Nggak jauh-jauh dari dunia art dan craft. Suka lukis, gambar sketsa, sempat juga hobi coret-coret bikin sesuatu dari barang bekas, dan membuat scrap-book. Waktu SD sempat juga hobi bikin aksesoris dari macramé untuk di jual dan bikin hiasan untuk kamar sendiri. Cuma semenjak kuliah sempat enggak fokus ke hobi itu. Sekitar tahun 2011, Pas lagi blogwalking ke blog-nya crafter-crafter luar negeri, saya merasa menemukan passion yang pas saat itu. enggak sengaja ketemu blog-blog crafter Indonesia, saya makin semangat ingin kembali menggeluti hobi yang sempet timbul tenggelam. Dan baru sekitar dua tahunan ini serius di sew craft dan aksesoris pakai brand Deelauri craft.

Kalau Deelauri Craft sendiri sudah semenjak kapan aktifnya?
Semenjak anak saya lahir bulan Juni 2011, mulai aktif bikin sepatu, topi, dan headband buat anak saya. Tapi baru benar-benar serius pakai Nama Deelauri Craft bulan Januari 2012 dan mulai mencari craft bidang apa yang cocok dengan passion saya.



Apa yang bikin Dilla kepikiran untuk bikin brand Deelauri Craft?
Waktu itu masih sempet dilema, mau ngapain kalau seandainya nanti enggak kerja dan ngurus anak di rumah. Selagi saya iseng-iseng cari tutorial bikin sepatu, topi dan headband baby, saya nemu website nya Make it Love it. Dari situlah saya terinspirasi sekali. Ashley, ibu tiga anak yang bisa berkreasi dan bisa tetap bersama anak-anaknya. Saya langsung semangat 45 mau nge-craft sembari tetap bekerja di luar. Awal mulanya sih pengen konsen bikin baby set, seperti sepatu, topi, bantal, guling, selimut, bedong, dan lain-lai, tapi terkendala pekerjaan, jadi enggak ada cukup waktu untuk ngecraft waktu itu. Dan kebetulan juga permintaan pasar tidak mengarah ke situ, jadi ya mengalir saja bikin benda benda lain. Lalu saya kepikiran bikin brand sendiri saja deh. Nama "Deelauri" sudah saya buat sejak tahun 2009-an. Iseng-iseng aja untuk nama akun akun di dunia maya.

Ketika memutuskan untuk aktif di dunia craft, target apa yang sebenernya pengen diraih oleh Dilla?
Sejak memutuskan resign dari tempat kerja satu setengah tahun lalu, saya ingin konsen mengurus rumah tangga dan tetap bisa berkarya di rumah. Semuanya masih dikerjain sendiri dan waktunya dibagi dua dengan mengurus keluarga. Kadang salah satunya jadi terbengkalai. Maka sampai sekarang Deelauri craft bikin produk-produk sesuai pesanan saja dengan jumlah pesanan yang masih dibatasi. Jadi Belum begitu banyak stock-stock khusus karena sudah full waktunya untuk ngerjain list orderan saja. Jadi target ke depannya pengen produksi barang yang memang benar-benar ingin saya buat, bukan karena request customer saja. Jadi biar lebih variatif, bisa mengasah kemampuan dan menambah keterampilan. Dan juga supaya bisa lebih santai tanpa harus dikejar deadline sama customer. Dan tentunya tetap bisa membagi waktu mengurus keluarga. Target lainnya sih ingin bisa menyulam dan merajut. Sedang belajar, tapi saya merasa belum lulus-lulus juga sampai sekarang, hehe…



Produk-produk apa aja yang sudah dibuat Dilla dengan Deelauri Craft- nya selama ini?
Deelauri craft saat ini masih sekitar sew craft dan aksesoris, diantaranya yang paling sering dibuat itu bantal ucapan, atau yang saya beri nama "SaywithPillow" lalu bantal karakter, plushie, totebag, pouch, clutch, goodie bag, aksesoris aksesoris handmade dari bahan perca.

Pengalaman apa yang paling berkesan yang pernah dialami Dilla selama aktif di dunia handmade?
Paling berkesan nya saat ketemu sama teman-teman yang punya hobi yang sama. Biasanya kalau kita ngumpul bareng kita sharing soal berbagai hal terutama soal karya masing-masing. Kadang suka tukar ilmu, tukar barang craft buatan sendiri, belajar bareng. Pokoknya kalau sudah kumpul sama teman-teman yang sama-sama hobi nge-craft, jadi merasa 'hidup'. Meskipun sebagai ibu rumah tangga, tapi tetap bisa berkarya dan aktif.

Gimana Dilla ngelihat antusiasme masyarakat terhadap barang-barang handmade?
Kalau di lingkungan tempat tinggal sendiri antusiasmenya agak kurang, sebagian orang masih menganggap bahwa barang handmade sama seperti barang buatan pabrik yang bisa dibeli secara massal lalu dijual kembali dengan harga murah. Mereka tidak ambil pusing bagaimana 'dibalik layar' pembuatan suatu barang handmade tersebut. Tapi ada juga yang cukup tertarik, ingin belajar, ingin tahu prosesnya. Sempat juga ada yang belajar membuat bros dari saya dan kemarin sempat ngobrol, dia sudah membuat 300pcs bros untuk souvenir. Alhamdulillah, ternyata hasil belajar bareng waktu itu bermanfaat untuk orang lain.

 
Hal apa yang paling menginspirasi Dilla untuk terus berkarya?
Awal mulanya terjun ke dunia craft, anak. perempuan saya adalah inspirasi saya. Sekarang, hal apapun bisa jadi inspirasi. Saya suka blogwalking ke blog crafter mencari inspirasi yang memang pas dengan passion saya. Karya-karya mereka terutama sew crafter seringkali menjadi inspirasi saya agar saya terus belajar meningkatkan keterampilan menjahit, memodifikasi desain, dan menciptakan suatu benda yang cantik. Kadang di tempat umum pun timbul inspirasi. Saya paling suka kalau lagi belanja di toko peralatan jahit atau toko kain. Di sana suka timbul macam-macam inspirasi. Kadang suka bertemu sesama crafter dari berbagai bidang, suka ngobrol-ngobrol sebentar, jadi menambah semangat untuk terus berkarya.


http://deelauricraft.blogspot.com
Fanpage : Deelauri Craft
Instagram : @deelauri_craft
Twitter : @deelauri_craft


(Nugraha Sugiarta)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails