28.3.14

Book Review : Udjo Diplomasi Angklung

Lahir pada awal tahun 1929, Mang Udjo (Alm) kemudian menjelma menjadi salah satu tokoh yang berjuang untuk terus memerkenalkan angklung. Buku ini berkisah mengenai lika-liku perjalanan hidup Mang Udjo dari kecil hingga kepergiannya. Bagaimana awal ketertarikannya terhadap alat musik tradisional Sunda hingga bagaimana alat musik tersebut, di tangan seorang Udjo, berkelana hingga menembus manca negara.


Dibesarkan di keluarga petani, Mang Udjo telah mengenal angklung semenjak usia empat tahun. Kecintaannya terhadap angklung kemudian menggerakkan hatinya untuk mendirikan Saung Angklung Udjo (SAU), meski untuk itu ia harus menjual baju dan meminjam uang dari sang kakak. Berawal dari sebuah lahan sempit dan halaman bersumur, SAU dan Mang Udjo terus bergerak hingga akhirnya saung tersebut menjadi salah satu ciri khas yang dimiliki oleh Bandung.

Buku ini tidak hanya sekadar mengisahkan perjalanan Mang Udjo. Lebih dari itu, ia sarat akan pesan yang memberikan motivasi. Menguak lebih dalam tentang pemikiran Mang Udjo yang begitu mencintai kebudayaan dan kesenian yang dimilikinya. Ia layak dibaca oleh mereka yang ingin mengetahui lebih dalam perihal seluk-beluk dunia tradisi.
(Nugraha Sugiarta)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails