13.12.13

Cikal Bakal Seni Lukis

Dahulu, semasa masih bocah, saya senang menggambar di kala pelajaran matematika tengah berlangsung. Coretan asal, kata teman sebangku saya. Ya, apa lacur, saya memang tak sedikit pun memiliki bakat menggambar. Akan tetapi, lepas dari berbakat atau tidak, pasti semua orang di muka bumi ini pernah menggambar. Menggambar atau melukis, memang sesuatu yang sangat umum dan pasti pernah dilakukan oleh siapa pun. 

Secara historis, aktivitas melukis telah ditemui sejak ribuan tahun yang lalu. Gambar-gambar yang terdapat pada gua-gua pada masa pra sejarah membuktikan bahwa lukisan merupakan sarana komunikasi non verbal sebelum ditemukannya tulisan. 


Pada masa tersebut, para pembuat lukisan menempelkan tangannya di tembok gua dan menggunakan hasil olahan serta batu untuk menampilkan gambar dan warna yang diinginkan. Citraan akan gambar yang dihasilkan utamanya menonjolkan bagian yang dianggap penting dari objek yang dijadikan gambar. Banteng, misalnya. Manusia purbakala memilih untuk membuat tanduk banteng dengan ukuran super besar karena diyakini tanduk itulah yang dianggap bagian penting dari sang banteng.

Perkembangan seni lukis memang sangat berhubungan dengan peradaban manusia. Sistem komunikasi dalam hal ini bahasa serta cara bertahan hidup memberi pengaruh pada perkembangan seni lukis. Di samping itu, sistem kepercayaan juga memiliki porsi di dalamnya. Pada awalnya, lukisan digunakan sebagai media pencatat dari hal-hal penting yang dilakukan, seperti lukisan berburu misalnya. Seiring berjalannya waktu, seni lukis masa purbakala ini pula yang perlahan tapi pasti mulai menemukan bentuk-bentuk tertentu yang dipakai oleh kalangan mereka. Bentuk-bentuk inilah yang kini kita kenal sebagai huruf.
(Nugraha Sugiarta)

1 komentar:

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails