25.10.13

YnaSew Penggemar Learning By Doing



Sejak tak sengaja mendapat bingkisan gratis dari seorang klien, Yana mulai tertarik dengan dunia jahit-menjahit. Dari sana, bermodal keinginan dan rasa penasaran, perempuan yang satu ini terus menjelajah segala hal yang berkenaan dengan handmade. Dan, wooplaa… jadilah YnaSew dengan karya-karya handmade unik nan menakjubkan.

Sejak kapan, nih, Yana hobi jahit-menjahit?
Hobi menjahit craft atau handmade yang saya jalani sekarang ini dimulai Desember 2011 lalu, tepatnya setelah saya beli mesin jahit portable hehe… Jadi mulanya sebelum terjun bebas di dunia handmade, saya punya hobi yang dijadikan usaha jasa online bidang desain. Waktu itu, salah satu klien saya minta dibuatkan toko online untuk memasarkan goodie bag ulang tahun dari kain katun dengan aplikasi gambar karakter anak juga hewan dari perca. Saya jadi tertarik lihat foto-foto produknya dan minta dikirimi gratis. Dapat dua goodie bag cantik dari si klien, saya semakin penasaran dengan karya seperti itu. Langsung browsing dan mata berbinar lihat tas-tas cantik yang bisa dibuat sendiri. Apalagi ada tutorialnya, makin penasaran pingin nyoba bikin. Dan nekatlah beli mesin jahit portable itu, juga beberapa lembar kain untuk langsung eksekusi. Mulai dengan tas tote sederhana, tempat pensil, dompet dan coba terus. Ketagihan deh. Apalagi respon yang didapat sangat baik, dari keluarga juga banyak orang. Akhirnya saya memutuskan usaha desainnya berhenti total karena ingin fokus dan konsen di YnaSew.

 
Apa yang seru sebenarnya dari jahit-menjahit ini?
Serunya banyak! Hehe.. Buat saya, dengan menjahit saya bisa membuat sesuatu yg boleh dibilang karya yang bermanfaat pastinya. Minimal untuk rumah dan keluarga, terutama anak-anak saya. Jahit menjahit ini juga bisa menghasilkan. Karena anak-anak saya pakai tas yg dibuat ibunya ke sekolah, jadilah teman-temannya yangg tertarik minta dibuatin juga. Selain itu, dari upload foto-foto karya saya di FB dan blog, nggak sedikit yang tertarik dan memesan. Surprise dan nggak nyangka awalnya, tapi hingga saat ini sangat saya syukuri atas kepercayaan para pemesan dan ikut senang luar biasa jika mereka puas dengan hasilnya. Seru lainnya, saya jadi banyak ilmu baru dan bisa terus belajar untuk jadi lebih baik lagi dan lagi. Belajar secara otodidak dari internet, lihat-lihat karya crafter lain baik lokal maupun luar negeri. Juga ikut tergabung dalam beberapa group crafter di FB. Ikut workshop, arisan, shopping craft bareng kalau ada waktu. Sharing info dan lainnya. Semuanya itu membuat kegiatan jahit-menjahit ini jadi tambah berwarna.

Apa aja karya handmade yang sebenarnya dibuat oleh Yana?
Dari perjalanan waktu selama 2 tahun ini, boleh dibilang saya lebih senang membuat tas, pouch, hp case, tempat pensil dan lainnya yang kebanyakan untuk anak-anak dan wanita. Bahan dasarnya kain jenis katun, linen, soft jeans juga kanvas. Waktu awal berkenalan dengan handmade, saya pernah bermain dengan flanel. Bikin berbagai aksesoris, key chain dan lainnya. Tapi setelah ketagihan beli kain-kain dengan berbagai motif, saya pindah hati untuk serius di fabric handmade. Flanel masih dipakai untuk aplikasi atau pernik hiasannya. Selain itu saya suka sekali home decoration, seperti bikin gorden, taplak meja, wall art, resycle diy (do it yourself). Tapi home decoration ini masih untuk rumah saya sendiri dulu hehe… Berharap juga bidang ini kedepannya bisa menghasilkan. Menjual produknya atau jasa workshop, misalnya.

Gimana cara ekplorasi Yana dalam berkarya sehingga ide-idenya terus bermunculan?
Browsing sebanyak-banyaknya dan beli pernak-pernik craft yang beragam. Browsing saya perlukan selain untuk cuci mata hehe.. juga untuk perbandingan. Maksudnya, kalau saya lagi ada ide, contoh mau bikin aplikasi ‘monster’ untuk tas, saya harus yakin bahwa si monster saya ini belum ada yang buat sebelumnya. Jadi ada kesan ‘beda’. Selain itu, dengan melihat karya-karya handmade lainnya, saya juga jadi punya bayangan bentuk dan model berbagai macam tas atau pouch, misalnya. Juga bahan-bahan yang dipakai, berdasarkan uji coba sendiri dulu. Learning by doing, coba terus sampai hasilnya dirasa baik. Untuk pemanis atau hiasan setiap karya juga di padu-padan dengan semua pernik-pernik craft yang ada. Berasa seperti sedang mendesain atau mendandani aja. Sampai nanti dirasa pas dihati saya hehe.. Yang pasti saya suka sesuatu yang simple, cenderung simetris dan clean, colorful juga warna soft. Saya juga berusaha untuk selalu membuat produk tema baru, tidak ikutan trend model craft tertentu.

Apa hal inspiratif terbesar yang Yana dapat dari aktivitas handmade selama ini?
Handmade membuat hidup saya lebih berwarna. Bright my days. Beneran. Karena setiap satu karya atau pesanan selesai saya kerjakan, ada kepuasan juga rasa senang yang luar biasa. I made it! Bahkan kadang nggak rela dikasih ke pemilik yang udah pesan. Makanya sebelum dikirim, foto dulu yang banyak untuk kenang-kenangan hihi.. Semua crafter merasakan hal seperti ini, karena kata mereka, produknya dibuat dengan hati. Selain itu bisa untuk berbagi untuk siapapun, baik bentuk karya handmade yang saya bikin. Bikin sesuatu yang spesial untuk teman, saudara, atau sesama crafter. Juga bisa sharing ilmu. Karena saya merasa ilmu nge-craft yang saya dapet juga hasil sharing teman-teman crafter lain. Baik secara langsung dari tutorial maupun dari foto-foto karya mereka. Makanya saya seneng banget kalau udah ketemu dan kumpul dengan crafter lainnya.

Kendala apa, sih, yang sering Yana temui selama berkecimpung dengan Yna Sew-nya?
Masalah tenaga dan waktu. Semua masih saya kerjakan sendiri, dari mulai belanja bahan, persiapan, potong pola, proses jahit, finishing, sampai bungkus dan kirim ke pemesan. Dikerjakan disela-sela waktu mengurus rumah tangga, suami, dan anak-anak. Banyak ide dan keinginan yang ingin diwujudkan. Mencari asisten atau rekan kerja yang seide dan sehati bukan hal mudah, ya... Tapi bukan mustahil juga, so, mudah-mudahan bisa dapetin.


Lima kata yang paling menggambarkan Yna Sew?
Handmade. Friendly. Simple. Special. Lovely.

Tips dari Yna Sew untuk para kawan-kawan yang baru hendak memulai terjun ke dunia handmade?
Ehm.. yang paling pertama, dapetin ciri khas atau passion diri. Suka handmade seperti apa terus fokus dan gali terus kreatifitas di situ biar hasilnya maksimal. Berusaha untuk beda. Yang kedua terus semangat untuk belajar dari media apa pun dan siapa pun. Learning by doing lebih baik karena kadang dari kesalahan kita bisa punya pengalaman untuk akhirnya menghasilkan karya terbaik. Terus berkarya dan dinikmati karena crafter juga harus menjaga mood-nya biar hasilnya bener-bener dari hati.


http://ynasew.blogspot.com 
https://www.facebook.com/ynasew

(Nugraha Sugiarta)

 

2 komentar:

  1. uhuuuy, selamat & semangat ya mba yana (",)

    BalasHapus
    Balasan
    1. waa makasih mba windy *peluk*
      makasih tuk tobucil, sukses terus ya :)

      Hapus

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails