20.9.13

Menganyam Anyam-Anyaman

Siapa yang tidak mengenal anyaman? Sebuah seni kerajinan yang merangkaikan serat sehingga membentuk benda yang diinginkan. Material yang digunakan biasanya berasal dari tumbuhan seperti rotan atau bambu. Meski demikian, ada pula anyaman yang menggunakan plastik sebagai bahan dasarnya. Seni yang satu ini berkembang pesat di tanah Melayu dan dipercaya benar-benar memiliki unsur lokalitas yang kencang karena tidak mendapat pengaruh dari seni budaya luar. 

Fakta menarik ternyata dimiliki oleh seni yang satu ini. Dahulu, pekerjaan menganyam adalah pekerjaan untuk mengisi waktu senggang kaum perempuan untuk diberikan sebagai hadiah atau hantaran pada sebuah pesta perayaan dan perempuan dianggap tidak memiliki sikap kewanitaan yang sempurna jika ia tidak menguasai seni menganyam. Produk-produk anyaman dianggap praktis dan efisien untuk digunakan karena memiliki bobot yang ringan namun awet alias kuat.


Proses menganyam disebut juga sebagai menaja. Waktu yang baik untuk melakukan aktivitas menganyam ialah pada saat pagi atau malam hari. Hal ini disebabkan karena dalam keadaan cuaca yang redup atau dingin, daun-daun lebih lembut dan mudah dibentuk tanpa meninggalkan kesan-kesan pecah. para penganyam umumnya bekerja dengan cara berkelompok di halaman rumah di waktu-waktu baik tersebut.

Terdapat dua ciri-ciri penting anyaman, yaitu penciptaan motif atau kelarai dan corak. Motif dalam anyaman biasanya mengambil bentuk alam, sementara corak adalah susunan warna dalam anyaman. Adapun anyaman yang tidak memiliki motif disebut gadas. 
(Nugraha Sugiarta)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails