26.7.13

Agar Tak Terjebak Buaian Kartu Kredit



Saat ini, memiliki kartu kredit adalah hal yang sangat mudah, bahkan dapat dikatakan menjadi satu trend yang begitu menjamur. Tak usah jauh-jauh, di pusat perbelanjaan, misalnya. Puluhan stand atau counter dari berbagai bank penerbit kartu kredit bertebaran menawarkan sebuah kartu ajaib. Ya, memiliki kartu kredit di jaman sekarang adalah hal yang sangat mudah, ibarat menjentikkan ibu jari. Belum lagi berbagai hadiah menarik melalui program seperti member get member, free annual fee, gratis asuransi kecelakaan diri, atau bonus point reward yang begitu menggiurkan membuat orang semakin berbondong-bondong untuk memiliki kartu kredit.



Perang kartu kredit antarbank pun lalu seolah menemukan momentumnya. Bank-bank dengan agresif menawarkan produk kartu kredit dengan banyak pesona di dalamnya. Namun, laksana hitam dan putih, di samping begitu besarnya keuntungan serta manfaat yang dapat dimiliki oleh para pemegangnya, salah memilih dan memergunakan kartu kredit justu akan menjebak pemegang kartu ke sumur utang yang begitu dalam. Pada dasarnya, kartu kredit itu bukanlah sebagai instrumen kemudahan untuk berutang, melainkan harus diperlakukan sebagai alat untuk memudahkan dan keamanan dalam melakukan transaksi. Sikap dasar itu harus melandasi setiap pemegang kartu kredit jika tidak ingin hidupnya disandera utang dan didatangi oleh debt collector. Satu hal lagi, semenjak 2005, Bank Indonesia telah mengembangkan sistem informasi debitor (SID) di mana semua pengutang di bank di seluruh wilayah Indonesia termasuk pengutang kartu kredit dicatatkan dalam sistem informasi terpusat. Sekali Anda mengemplang, data Anda akan terekam di Bank Indonesia dan dijamin di masa depan Anda akan sulit berhubungan dengan bank mana pun karena SID ini dapat diakses oleh seluruh bank di Indonesia. Lalu, bagaimanakah cara yang tepat  memilih kartu kredit agar ia tidak menjadi bumerang?



Hal paling utama adalah mengukur kemampuan diri. Mampukah Anda membayar tagihan belanja kartu kredit Anda di bulan depan? Pilihlah kartu kredit yang sesuai dengan kondisi Anda. Pertama, apakah kartu kredit tersebut membebani Anda dengan berbagai fee, misalnya fee tahunan (semua kartu kredit mengenakannya), fee penerimaan pemohon kartu, fee keterlambatan atau fee pemutusan menjadi pemegang kartu kredit, serta fee kelebihan batas kredit, dan lain-lain. Kedua, tingkat suku bunga bulanan menjadi salah satu aspek yang sangat penting dalam memilih kartu kredit. Secara umum kebanyakan institusi penerbit kartu kredit menerapkan bunga variabel, di mana sewaktu-waktu dapat berubah. Rata-rata bunga kartu kredit berkisar antara 1.99% sampai 3.75% per bulan atau 23.88% sampai 45% per tahun. Ketiga, kebiasaan membayar tagihan kartu kredit juga merupakan aspek penting dalam memilih kartu kredit. Bila Anda termasuk dalam kelompok masyarakat yang membayar kartu kreditnya secara mencicil tiap bulannya, pertimbangan yang harus diambil adalah dengan mencari kartu kredit yang menawarkan bunga per bulan terendah. Perihal pemilihan bunga terendah ini harus pula berhati-hati. Banyak bank yang menawarkan bunga sangat rendah pada bulan-bulan pertama, namun di bulan-bulan berikutnya justru ia mematok bunga dengan sangat tinggi.



Jumlah kartu kredit yang Anda miliki perlu pula menjadi bahan pertimbangan. Banyak orang yang bahkan sampai memiliki empat kartu kredit sekaligus. Atau jangan-jangan Anda termasuk golongan ini? Jika begitu, cobalah pikirkan lagi masalah efisiensi dan efektifitas. Benarkah Anda menggunakan kesemuanya? Bisa jadi hanya satu atau dua saja yang benar-benar digunakan. Bagaimana dengan yang lain? Kartu kredit lain hanya memenuhi dompet Anda dan itu tidaklah terbebas dari biaya. Biaya tahunan tetap harus Anda bayar. Sebagian orang kemudian berkilah bahwa kesemua kartu kredit miliknya digunakan. Nah, kalau demikian adanya, apakah kartu-kartu tersebut sampai pada limitnya? Kalau tidak, mengapa Anda harus berbanyak-banyak menyimpannya di dompet Anda. Tapi bagaimana kalau kesemuanya mencapai limit? Satu pertanyaan berarti harus diajukan: apakah Anda kesulitan untuk membayar lunas semuanya? Dana Anda membayar dengan mencicil, tentunya bukan tanpa biaya. Bunga menjadi biaya terbesar bila Anda mencicilnya. Dengan bunga bulanan rata-rata kartu kredit 3%, berapa bunga per tahunnya? Lebih dari 40% dengan sistem bunga berbunga. Bukan main tingginya. Jadi, sebaiknya miliki maksimal dua kartu kredit dan manfaatkan untuk keuntungan keuangan Anda, tentunya dengan memanfaatkan kemudahannya dengan bijak. Yang pasti, ketika berpikir untuk menggunakan kartu kredit, pikirkan betul apakah Anda memang benar-benar harus menggunakannya atau justru Anda hanya sekadar ingin saja? Cermatlah, dan selamat menikmati kemudahan sang kartu ajaib!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails