3.5.13

Jangan Membaca di Dalam Kendaraan



Semasa sekolah dahulu, seringkali dalam perjalanan saya meluangkan waktu dengan membaca buku pelajaran atau buku apapun yang ada di tas. Namun aktivitas ini tak pernah berlangsung lama dan hobi itu kerap malah membuat kepala pusing serta perut saya menjadi mual.

Mungkin kita semua sudah mafhum benar bahwa jika sedang bepergian dengan kendaraan, baik mobil sendiri, angkutan umum, atau bus, sebaiknya tidak membaca ketika kendaraan tersebut sedang bergerak karena hal tersebut dapat akan cepat melelahkan mata sekaligus membuat pusing. Namun, mungkin tak banyak yang mengetahui mengapa hal itu dapat terjadi. 


Sebenarnya, untuk mendapatkan bayangan yang terbaik dari objek yang dilihat, mata mengatur sendiri otot-ototnya. Tentu saja, kerja otot itu akan semakin keras apabila objek yang dituju bergetar atau bergoyang. Walhasil, pupil mata akan melebar dan menyempit untuk menyeseuaikan diri dengan perubahan yang terjadi pada obyek bacaan sehingga kontraksi yang terjadi pada otot pun kian cepat. Hal ini menyebabkan proses sinkronisasi di otak menjadi kurang selaras. Kerja yang cukup keras ini akan menjadi semakin berat pula jika bacaan yang tengah asyik kita tekuni tergolong ke dalam bacaan yang berat dan memerlukan pemikiran yang serius.

Selain itu, ketika membaca di dalam kendaraan, tubuh kita ikut pula bergetar., meskipun getaran tersebut sangat halus dan kita sendiri tak menyadarinya. Akan tetapi, getaran pada tubuh itu membuat energi yang dibutuhkan semakin besar. Hal itu pulalah yang menyebabkan tubuh kita menjadi semakin cepat lelah karena energi yang dibutuhkan lebih besar dari biasanya. Apabila hal tersebut dialami dalam waktu yang cukup lama, maka tak pak ia akan menyebabkan juga mata kita menjadi semakin cepat lelah.

Bagaimana dengan pusing yang kemudian ikut-ikutan mendera? Pusing itu sendiri disebabkan karena adanya gangguan yang memengaruh keseimbangan tubuh akibat rangsangan penglihatan yang disampaikan ke otak kurang sesuai. Impuls dan objek yang masuk ke dalam otak pun kemudian menjadi kurang sesuai karena mata berusaha menyesuaikan diri dengan gerakan atau getaran yang terjadi pada tubuh kita. Akibatnya? Kepala menjadi pusing, lalu perlahan akan muncul keringat dingin dan bisa pula menyebabkan mual sekaligus muntah jika aktvitas tersebut tidak segera dihentikan.

Maka dari itu, jika memang ingin sekali membaca ketika tengah berada dalam kendaraan,  sedapat mungkin pilihlah bacaan yang rinngan serta singkat-singkat saja. Namun alangkah lebih baiknya jika kita memilih ntuk menikmati pemandangan di luar dibandingkan dengan membaca kala tengah dalam perjalanan, atau ingin yang lebih menyenangkan lagi? Gunakan waktu dalam perjalanan untuk beristirahat alias tidur! Di jamin kesegaran dan stamina tubuh akan bertambah sesampainya di tempat tujuan!

 

1 komentar:

  1. kalau saya ngga cuma baca, ditinggal nunduk ngaduk2 tas dalam mobil aja udah bikin kliyengan *dan punya 'riwayat' sering mabok kendaraan darat waktu kecil*, jadi saya lebih suka lihat keluar jendela walaupun itu pemandangan udah diliat sehari-hari tiap naik bis :D

    BalasHapus

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails