26.4.13

Eksotisme Manik-Manik Borneo Be

Mengamati karya-karya Borneo Be selalu berhasil membuat saya merasa tengah menjelajahi rimba Kalimantan nan eksotis. Nah, berbekal kesukaannya terhadap desain dan seni, Lia adalah crafter yang intens bergelut dengan manik-manik khas Dayak ini. Menurut kisah, manik-manik Dayak bahkan dianggap sebagai salah satu barang pusaka yang sangat berharga. Daripada penasaran, mari, yuk, kita enjoy marenjoy menikmati Borneo Be!

Kenapa namanya Borneo Be? Karyanya yang “keborneo-borneoan” atau gimana,nih?
Borneo Be berasal dari kata Borneo Beads karena materialnya dari manik-manik adat suku Dayak di Kalimantan. Nah, Kalimantan, kan, nama internasionalnya Borneo.



BTW, apa, nih keunikan yang dimiliki oleh manik-manik ala dayak ini dibandingin manik-manik pada umumnya?
Ada dua uniknya, dari fisik sama dari nilai budaya. Dari fisiknya, manik-manik ini terbuat dari kaca, sehingga punya motif yang beragam, terus dia warnanya enggak bisa pudar kayak manik-manik pasaran yang selama ini impor dari cina itu. Manik-manik Cina sebentar sudah hilang warnanya. Kalau dari segi sejarah, manik-manik ini salah satu keragaman budaya Indonesia juga.


Oh, ya. Lia sndiri dari kapan bikin aksesoris beads gini?
Dari tahun 2011. Waktu itu saya terlibat proyek dosen tentang industri manik-manik kaca di Jombang, Jawa Timur, terus berkenalan dengan manik-manik Dayak ini.


Lumayan seru, nih, kayaknya eksplorasinya, hehe…Kenapa kemudian pilihannya ke manik-manik dayak?
Karena manik-manik dayak, kan, banyak jenisnya. Cerita adat di balik itu juga seru. Masa demi seuntai kalung pusaka manik-manik saja mereka rela menukar dengan satu ekor sapi, soalnya mereka butuh dan benar-benar disimpan buat pusaka keluarga.



Wow, ada aura klenik gitu… Oh, ya. Seseru apa menurut lia kalau berbicara tentang handmade lokal itu sendiri saat ini?
Seru banget ya karena sekarang kalau saya lihat tren handmade lokal kebanyakan melibatkan budaya Indonesia. Ada tas batik, gerabah lokal, aksesoris batik. kayaknya sekarang sesuatu yang etnik itu lagi jadi tren…



Apa hal yang paling disukai oleh lia dari kegiatan berkarya handmade?
mendesain produk baru paling saya suka karena passion saya di bidang desain dan seni. Ada kepuasan tersendiri ketika kita berhasil meriset tren terkini, mendesain produk baru, lalu produk kita laku di pasaran


Apa capaian utama yg pengen diraih Borneo Be di masa depan?
saya ingin Borneo Be ini besar, target 5-10 tahun mendatang Borneo Be sudah beken di kalangan masyarakat Indonesia, kalau bisa, ya, sejajar dengan Anne Avantie, Tea Label, atau Origo. Syukur2 bisa tembus ke luar negeri.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails