26.1.13

Mengenal Lomography Bersama Bebop

Suka fotografi? Tertarik dengan lomography?

Apa sih lomography itu? Lomography adalah bagian dari fotografi, lalu karena lomography ini masih menggunakan roll film, maka disebut juga sebagai fotografi analog. Kamera yang digunakan disebut kamera lomo, sedangkan orang yang menggeluti bidang lomography ini disebut dengan lomographer. Berbeda dengan fotografi modern yang cenderung 'banyak aturannya', di lomography ini, aturan cenderung 'diabaikan' sehingga kreativitas masing-masing individu dalam mengambil sebuah gambar bisa dieksplor sampai tidak terbatas.

Dalam kurun beberapa tahun terakhir ini lomography memang sedang sangat populer. Kebanyakan orang menyukai kamera lomo ini karena bentuk dan coraknya lucu-lucu. Tidak dapat dipungkiri, pasti banyak penggemar lomography ini awalnya 'kepincut' dengan kemasan luarnya yang menarik sebelum akhirnya menyelami lebih jauh dan benar-benar jatuh hati.

Adapun salah seorang lomographer yang berbaik hati menceritakan pengalamannya ber-lomo-ria adalah Bebop. Seorang lomographer asal Bandung yang saat ini masih merupakan mahasiswa di Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB.

photo by bebop
Bop, boleh diceritain ngga gimana awalnya bisa tertarik ke dunia lomography?
Awalnya dari dulu emang udah tertarik sama fotografi, tapi waktu mau beli kamera DSLR uangnya ngga ada dan gengsi minta ke orang tua, akhirnya saat itu cukup merasa puas aja sama kamera HP. Sampai akhirnya sekitar tahun 2011, saya datang ke even trademark dan ngeliat stand Instax Shop terus tertarik dan mulai mengenal komunitasnya. Akhirnya sekitar November 2011, selesai ngerjain proyekan dan dapet honor, langsung deh dibeliin kamera lomo, kamera yang pertama kali dibeli itu kamera lomo tipe La Sardina El Capitan.

Jadi sekarang kamu udah punya berapa kamera lomo nih?
Saat ini ada 6, La Sardina El Capitan, Fish Eye no.2, LC-A, Action Sampler, Baby Diana 110, dan LC-Wide. Rencananya mau nambah lagi, tapi sekarang sedang nabung dulu.

photo by bebop
Selama bergelut di lomography, prestasi apa aja yang udah kamu raih?
Pernah diwawancara dan nulis artikel juga buat lomography.com, dan menang di "I'm Set Free Rumble Winner" kategori "Your Favorite Lomograph Winner" juga di lomography.com.

Apa sih hambatan yang sering dijumpai dalam belajar lomography ini?
Hambatannya ya karena kameranya pake film, ada resiko terbakar.

Oh iya, lomo kan kamera analog, berarti harus dicuci ya?
Iya, tapi sekarang itu namanya dicuci scan, jadi ngga dicetak, kita bakalan dapet filenya dalam format soft copy. Untuk cuci scan ini biayanya berkisar 25ribu-35ribu per gulungan filmnya.

Wah, tertarik untuk belajar! Ada tips dan trik ngga buat pemula?
photo by bebop
Yang pertama, ambil foto di bawah cahaya matahari, kalau terpaksa indoor atau malem-malem sebaiknya pakai flash. Terus yang paling penting, fotonya sambil senyum! Kalo di lomography sendiri, ada yang namanya '10 Golden Rules', dan aturan nomer 10 nya itu "Don't worry about any rules!" Oh iya kalo mau belajar juga bisa tanya-tanya sama yang lebih jago.

photo by bebop




Kalau komunitas lomography di Indonesia sendiri ada ngga?
Ada, namanya Lomonesia, berhubung tinggal di Bandung, jadi gabungnya sama Lomonesia Bandung, tapi selain di Bandung ada juga di kota-kota lain, misalnya Lomonesia Jakarta, Lomonesia Yogyakarta, Lomonesia Bali, dan lain-lain. Kalo mau gabung dan ikutan, tinggal like aja fanpage nya di facebook, terus pantengin aja timeline nya, nanti kalo ada acara tinggal langsung datang. Acaranya sendiri biasanya berkisar antara gathering atau hunting foto bareng.

Oke, kamu sendiri ada rencana mau mendalami dunia fotografi digital ngga, Bop?
Hmm, suatu saat sih pasti tertarik buat belajar, tapi biar nanti belajar fotografi digital, yang analog juga ngga akan ditinggalin.

Okedeh, ada pesan dan kesan ngga nih buat para pembaca?
Kalo pesannya, kembangkan dan hargailah hobi kita maupun orang lain. Karena hobi yang dihargai itu menyenangkan :)


Oke, sekian ngobrol-ngobrol tentang lomography bersama Bebop. Yang masih penasaran dan pengen tanya-tanya lebih banyak ke Bebop bisa langsung follow twitternya @bebopbebop


(Lily Meilani)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails