30.11.12

Mengenang Angklung Badud



Siapa yang tidak mengenal angklung? Alat musik tradisional khas Sunda yang terbuat bambu dan dimainkan dengan cara digoyang-goyangkan. Bahkan, saking populernya alat musik ini, pada masa penjajahan Belanda, ia sempat dilarang dan dianggap berbahaya dikarenakan kepopulerannya yang dianggap  dapat memompa semangat para pribumi Indonesia untuk memerdekakan bangsanya. Memasuki masa kemerdekaan, Angklung semakin populer berkat jasa Mang Udjo dan saung angklung yang didirikannya.

Lalu, pertanyaan berikutnya tentang angklung bisa jadi membuat banyak orang bertanya-tanya. Siapa yang mengenal angklung badud? Tentu saja,angklun badud sama sekali tidak ada hubungannya dengan pertunjukan badut. Angklung sendiri, sebenarnya memiliki banyak varian dalam perkembangan budayanya, dan angklung badud adalah salah satu di antaranya. Jenis kesenian angklung yang berasal dari Tasikmalaya ini justru berbanding terbalik dengan kesenian angklung yang dikenal banyak orang. Menurut data yang dilansir oleh Dinas Budaya dan Pariwisata Jawa Barat, angklung badud merupakan salah satu kesenian tradisional Sunda yang terancam punah.

Dalam angklung badud, alat musik yang digunakan tak hanya angklung semata. Angklung badud menggunakan dogdog dalam pementasannya. Dogdog adalah sejenis alat musik pukul yang berbentuk memanjang dan dipanggul di sebelah kiri para pemainnya.

Angklung badud merupakan salah satu bentuk kesenian yang berwujud helaran atau pawai. Ia diadakan berkaitan dengan upacara khitanan anak. Badud sendiri memiliki arti energik dan dinamis, sesuai dengan musik yang dihasilkannya yang selalu bernada penuh hentakan dan semangat. Konon, ketika dahulu obat bius belum umum digunakan, anak yang hendak di khitan akan direndam di kolam (balong) untuk mengurangi rasa sakit ketika proses khitan berlangsung. Pada saat menuju kolam inilah angklung badud dimainkan untuk mengiringi segala jenis tarian dalam pawai tersebut.

Selain sebagai pengiring, angklung badud berfungsi untuk memberitahukan kepada masyarakat perihal adanya salah satu warga di kelompoknya yang hendak disunat. Pemberitahuan ini dianggap penting agar masyarakat memberikan doa dan juga uang kepada anak yang akan disunat tersebut.

Kini, angklung badud semakin jarang ditemui, utamanya dikarenakan prosesi khitanan yang semakin modern tidak lagi membutuhkan proses perendaman pada anak yang akan disunat sehingga lambat laun hal tersebut berimbas pula pada kesenian angklung badud yang semakin jarang digelar. Meski demikian, untuk menggairahkan kembali kesenian angklung badud, kini banyak digelar acara-acara kesenian yang mulai melibatkan angklung badud di dalamnya. Gaungnya mungkin belumlah semeriah pada masa kejayaannya,entah esok atau lusa. Ya, hanya waktu yang tahu, akankah ia masih bisa bertahan atau justru hanya menjadi kenangan yang lambat laun terlupakan.  

1 komentar:

  1. Artikle yang sangat keren, semoga sukses selalu

    Ingin Liburan Ke paket wisata karimunjawa dengan aman dan nyaman di karimunjawa ? Ingin Paket Wisata Karimunjawa dan gak murahan? Hubungi Kami "Raja Karimunjawa" biro lokal asli Karimun jawa . Untuk Book Paket Karimunjawa dan Tour Karimunjawa , silahkan hubungi kami karena kami biro karimunjawa dan trevel karimunjawa terpercaya. Paket wisata karimunjawa Murah tapi mewah, murah tapi gak murahan. Kepuasan tour karimunjawa anda di pulau Karimunjawa adalah kebahagia'an dan tujuan kami. Terimakasih telah mempercayakan paket wisata karimunjawa bersama kami Agen Wisata Karimunjawa dan jual furniture. silahkan Untuk booking paket lebaran karimunjawa dan paket tahun baru karimunjawa

    BalasHapus

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails