30.11.12

Ikat Manis Ronce Mote



Hobi mengikat-ikat, yang satu ini tentu bukanlah anggota pramuka atau tukang tali. Mita dengan Ronce Mote-nya adalah peronce manik-manik yang menjadikan berkarya handmade sebagai bentuk relaksasi berleha-leha dibalut kreativitas. Simpul dan ikatan seperti apa, sih, yang dibuat oleh Ronce Mote? Nah, mari dinikmati!

Lagi sibuk apa nih Mbak Mita dengan Ronce Mote-nya?
Ah, nggak sibuk, kok... Ronce Mote adalah cara saya relaksasi dengan cara berkreasi, jadi nggak ada yang di target, mengalir saja. Sekarang saya sedang coba membuat tutorial karya-karya Ronce Mote karena orang-orang yang tertarik dengan karya saya juga ingin bisa membuatnya sendiri. Beberapa free tutorial sudah saya buat untuk belajar dasar-dasar karya Ronce Mote.

Karya-karya seperti apa, sih, sebenarnya yang dibuat oleh Mbak Mita?
kebanyakan karya saya adalah perhiasan manik-manik yang dironce dengan tali yang diikat-ikat dan disimpul dengan aneka teknik a.k.a. knotted jewelry

Apa, nih, yang menarik dari manik-manik itu sendiri?
hmm.. kalau saya lihat manik-manik itu tiap jenisnya punya karakter. Hasil akhir yang di dapat dari meroncenya akan beda-beda tergantung manikmanik yang dipilih. Manik dan teknik meronce bisa jadi ikatan yang unik dan saling mendukung.

Mbak Mita sendiri sudah sejak kapan dan mengapa menggeluti dunia handmade?
sejak SD sudah suka handmade. Buat saya, dunia handmade itu sangat menyenangkan karena membuat barang baru dari bahan apa saja, bahkan dari barang bekas.

Menurut Mbak Mita, hal apa sebenarnya yang bisa membuat karya-karya handmade  bisa terus bertahan dan bahkan terus jadi tren di saat sekarang ini?
Karya handmade itu tidak ada batasannya, sangat personal, bisa customized dan item-nya terbatas alias ukan produk massal. Pecinta karya handmade sangat memburu barang-barang limited yang nggak pasaran. Mereka lebih mencari ‘nilai’ barang, bukan ‘harga’nya, dan saya yakin para crafter sejati akan jujur berkarya dari hasil kreasinya sendiri..


Keterbatasan apa, sih, yang dimiliki para crafter dalam berkarya dan gimana cara mengatasinya?
Keterbatasan biasanya adalah waktu dan mood. Crafter itu kan seniman, kalau ada waktu, mood-nya ngga ada. Eh, mood dateng, waktunya ngga ada. Kalau cara saya mengatasinya adalah selalu siap dengan alat tulis dan media untuk coret-coret sketsa desain atau nulis apa saja, jadi ide-ide nggak menguap. Kalau hal-hal lain seperti belajar, belanja, berkomunitas, berjualan, pamer karya dan lain sebagainya, sepertinya bukan hambatan lagi karena akses internet memungkinkan semuanya.


Apa harapan dan bayangan Mbak Mita mengenai Ronce Mote di masa depan?
semoga Ronce Mote bisa tetap eksis dengan signature knotted jewelry dan bisa terus punya kesempatan untuk belajar dan berbagi ilmu… Amiiiin…
http://www.facebook.com/ronce.mote

(Nugraha Sugiarta)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails