16.11.12

Berburu Oleh-Oleh Khas Bandung



Berkunjung ke Bandung sudah barang tentu menjadi hal yang menyenangkan bagi banyak orang. Lihat saja, pada setiap hari libur, jalanan Bandung yang tak seberapa lebar selalu disesaki oleh kendaraan-kendaraan dari berbagai kota. Kesejukan, keasrian, serta keramahan para penduduknya adalah beberapa hal yang menjadi daya tarik Parijs Van Java. Belum lagi wisata belanja yang begitu memanjakan para pelancong. Namun, rasanya kurang pas jika pulang dari Bandung dengan tangan hampa tanpa membawa oleh-oleh makanan ringan khas Bandung seperti kripik tempe atau kripik oncom. Nah, jika ingin berburu oleh-oleh khas Bandung, jangan lewatkan tulisan yang satu ini!

Pasar Baru Bandung
Pasar Baru Bandung, selain dikenal sebagai tempat belanja busana murah meriah,  ternyata merupakan salah satu surga bagi para pemburu oleh-oleh. Segala jenis oleh-oleh, terutama dari jenis keringan (keripik tempe, keripik oncom, keripik belut, segala jenis kerupuk dan lain sebagainya), bisa dijumpai di sini. Selain itu, tidak ketinggalan juga segala jenis dodol atau wajit.

Pasar yang satu ini dibangun pada tahun 1896 untuk menampung pedagang yang membuka usahanya di sekitar Alun-alun (Jalan Otista). Hingga tahun 1926, pasar ini hanya terdiri dari bangunan semi permanen dan kumuh. Seiring dengan pesatnya pertumbuhan kawasan Stasiun di dekatnya, pada tahun 1926 didirikanlah sebuah bangunan pasar yang baru. Segera saja bangunan ini menjadi favorit warga kota untuk bersantap malam dan berbelanja. Tahun 1936, pasar ini dijuluki “Pasar Terbersih di Nusantara”. Pada dekade 70-an, pasar ini dirombak menjadi bangunan bertingkat. Sayangnya, lantai-lantai bagian atas (upper floors) tidak pernah terhuni penuh, para pedagang lebih suka membuka usahanya di luar bangunan. Akibatnya, pada akhir dekade 90-an, bangunan ini dikenal sebagai bangunan kumuh yang tidak terawat. Baru pada tahun 2004, bangunan ini kembali direnovasi menjadi sebuah pertokoan modern, dan tentu saja, dengan berbagai oleh-olehnya yang tak boleh dilewatkan begitu saja.

Pasar Kosambi
Jika Anda berniat mencari penganan dan oleh-oleh khas Pasundan tentu banyak sekali tempat yang bisa dikunjungi, namun jika ingin mencari tempat yang memiliki beraneka jenis penganan, Pasar Kosambi layak dikedepankan. Di pasar yang terletak di Jl. Ahmad Yani ini Anda bisa leluasa memilih, pasalnya kios-kios yang menjual penganan dan oleh-oleh banyak sekali. Belum lagi pilihan kudapan di tempat ini beraneka ragam sehingga Anda tidak perlu khawatir akan membawa buah tangan yang itu-itu saja.

Pasar Kosambi tak hanya menyediakan penganan dan oleh-oleh khas Bandung, namun juga melingkupi kudapan khas Jawa Barat lainnya. Di sini misalnya Anda bisa membeli goreng oncom, goreng tempe, sale pisang aneka rasa, dodol Garut, wajit Cililin, tengteng, kremes, hingga opak Conggeang. Kue-kue kering maupun camilan seperti pastel, kue keju, kacang Bandung, hingga bolu kering yang legendaris bisa diperoleh di Kosambi. Harga penganan maupun oleh-oleh di tempat tersebut juga relatif terjangkau. Sebagian besar dijual pada kisaran 20 ribu-40 ribu per kilogram.

Satu hal lagi yang bisa jadi pertimbangan untuk memilih tempat ini adalah soal kepadatan pengunjungnya. Dibandingkan Pasar Baru pengunjung di Pasar Kosambi relatif lebih sedikit. Sehingga Anda akan lebih leluasa dalam berbelanja.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails