21.9.12

Lukisan Kaleng Lani



Melukis adalah aktivitas yang cukup mudah ditemui. Jujur saja, hampir separuh dari seluruh teman yang saya miliki entah mengapa bahkan diberi bakat dan keahlian lukis-melukis yang mumpuni. Tapi ini kali, saya menjumpai Lani Cahyaningsari, penggemar lukis-melukis yang agak berbeda. Dengan kreativitas dan inovasi yang dimilikinya, Lani justru menjadikan kaleng sebagai media lukisannya. Yap, kaleng-kaleng yang selama ini kerap kita anggap sebelah mata, melalui tangan ajaibnya berubah menjadi benda-benda bermanfaat dan tentu saja dengan gambar-gambar lucu yang selalu menyenangkan untuk dimiliki. Penasaran? Yuk, simak Kaleng Lani!


Ini aku bener-bener takjub lihat karya-karyanya. Apa aja gerangan sebenarnya karya-karya dari kaleng yang dibuat oleh Lani?
Terima kasih sebelumnya kalau samnpe takjub, hehehe... Karena namanya Kaleng Lani, pastinya saya konsisten dengan media yang berbahan dasar kaleng. Semua berbahan dasar kaleng yang kemudian saya lukis secara handmade. Kaleng yang digunakan ada kaleng baru dan kaleng bekas. Kaleng baru biasa saya rancang sendiri bentuk, ukuran, dan fungsinya. Sedangkan kaleng bekas saya gunakan selain untuk membantu memelihara bumi ini dari sampah, memanfaatkan barang bekas menjadi barang yang layak pakai, membantu masyarakat sekitar, juga memperkecil modal dasar. Kaleng yang saya bikin kira-kira ada 40 jenis seperti kaleng pinsil tempat majalah, tempat sampah, meja, kursi,celengan, kaleng krupuk, dan lain sebagainya.

Kok bisa kepikiran menggunakan bahan dasar kaleng… Gimana, tuh, cerita awalnya?
Sebenarnya awal usaha ini yang diutamakan adalah desain lukisannya. Jadi, ketika memulai usaha pada tahun1998, saya cari-cari media apa yang unik untuk lukisan saya. Awalnya sempat dicoba di kayu dan keramik. Tahun 2000 saya coba di kaleng ternyata animonya sangat bagus dan saat itu masih jarang melihat kaleng dilukis dan lagi kaleng itu relatif ringan dan mudah dibentuk ,sehingga disukai anak-anak. Semenjak itu, saya konsentrasi melukis dikaleng dengan nama Kaleng Lani.

Gimana cara Lani untuk terus mengeksplor kaleng sehingga bisa terus-terusan berkarya?
Saya rasa kalau kita usaha sesuai hobi, dan kebetulan hobby saya adl melukis, Insya Allah ide selalu datang saja dengan sendirinya. Seperti saya bilang, kaleng itu relatif mudah dibentuk, jadi karena pangsa saya anak-anak. saya lebih banyak membuat bentuk-bentuk yang biasa dipakai untuk anak-anak seperti tempat pinsil, tempat cd, tempt majalah, dan lain sebagainya. Itu semua bisa dieksplor baik dari bentuk kalengnya maupun dari tema-tema gambarnya.


Apa sebenarnya, sih, yang menarik dari kaleng itu sendiri?
Kalau untuk anak-anak, kaleng ringan, mudah dibentuk, aman, dan awet. Memanfatkan kaleng bekas juga sangat berguna karena sampah kaleng tidak dapat diurai sampai ratusan tahun, jadi kalau bisa kita manfaatkan lagi akan sangat berguna dan itu sangat menarik bagi anak-anak dan pecinta lingkungan. Karenanya saya sering diundang dalam acara-acara yang berhubungan dengan lingkungan dan saya membuka kelas melukis di kaleng untuk anak-anak. Saya sudah membuat buku tentang bagaimana memanfaatkan kaleng-kaleng bekas menjadi kaleng yang cantik dan berfungsi kembali.

Apa sebenarnya konsep utama yang ditawarkan oleh Kaleng Lani?
Awalnya, konsep utamanya adalah  lukisannya. Jadi saya tidak menjual kaleng dalam bentuk polos. Seiring dengan waktu dan animo yang bagus dari masyarakat, akhirnya saya juga menawarkan konsep kaleng daur ulang yang dapat dimanfaatkan lagi menjadi barang yang fumgsional dan cantik.

Terkadang, inovasi adalah permasalahan utama yang hinggap di diri pekerja kreatif atau crafter. Lani sendiri memaknai kata “inovasi” itu sendiri seperti apa?
Sebenarnya usaha saya ini mengalir saja. Seperti saya bilang sebelumnya, kalau sesuai hobi biasanya ide-ide akan datang dengan sendirinya dan kalau dikerjakan dengan senang hati  kesempatan-kesempatan juga akan datang dengan sendirinya.

Apa gerangan sumber semangat Lani sehingga tetap bisa berkarya dan tidak pernah berhenti?
Sebelumnya pasti saya bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan saya talenta sehingga kegiatan yang saya lakukan ini selain hobi dapat menghasilkan. Sumber semangatnya pastinya dari orang-orang terdekat saya. Suami, ketiga anak saya, orangtua, saudara, sahabat, dan juga klien-klien saya.

INNS Restoran
Jl. Raya Cilandak KKO no.2
Kampung Kandang
Jakarta Selatan

2 komentar:

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails