10.8.12

Dililit Karya Cherry Eve

Mendengar kata kabel mungkin yang terlintas di benak adalah PLN yang kerap byar pet itu atau sekawanan kabel dengan berbagai perkakas teknisi listrik di sebelahnya. Namun, Tobucilhandmade kali ini tentu saja bukan hendak berkisah tentang seorang teknisi listrik apalagi dirut PLN, ini adalah cerita seorang crafter bernama Jane Pranata dengan Cherry Eve-nya yang dengan gilang gemilang memuntir melilit kawat menjadi perhiasaan yang unik.

Karyanya unik banget, nih dan kayak ada kawat-kawatnya/kabel-kabelnya gitu (bingung nyebut materialnya, hehehe). Aksesoris seperti apa, sih, yang sebenarnya dibuat oleh Cherry Eve?
Hehe, aksesoris yang kubuat itu sebenarnya menggunakan wire alias kawat. Kawatnya itu dipuntir, diuntel, digulung. Bahasa gaulnya diuwer sampai menjadi sebuah perhiasan yang oke. Bisa berupa pendant, kalung, gelang, cincin dan bros.

Ketika berkarya, apa target terbesar yang ada di benak Jane dengan Cherry Eve-nya?
Targetku pas berkarya sebenarnya sederhana aja, aku kepingin aksesoris yang kubuat bisa berguna dan disukai sama pembelinya. Karena setiap karyaku itu handmade dan dibuat dengan penuh cinta, jadi rasanya senenggggggg banget kalo denger salah satu customerku bilang kalo dia suka sama aksesori yang kubuat. Melayang-layang gitu deh, hehe

Kayak layangan dong, hehehe. Oh, ya. Darimana, nih, Jane awalnya dapet ide untuk bikin-bikin aksesoris unik itu?
Sebenarnya aku mulai tertarik sama dunia aksesoris kawat sejak aku SMA. Aku pernah melihat salah satu buku aksesoris impor, dan di dalamnya ada aksesoris yang terbuat dari kawat. Sayangnya karena banyak kegiatan, hal itu jadi terlupakan. Sampai kebetulan akhir tahun lalu, bulan Desember pas aku browsing, aku melihat tawaran untuk kursus wire jewelry. Akhirnya karena penasaran, aku ikut kursus wire basic itu. Nah, sejak saat itu aku jadi semakin jatuh cinta dengan perhiasan wire, aku sering eksplor-eksplor, hunting buku berbagai wire jewelry lokal dan import. Aku juga sering membeli tutorial online berupa pdf dari para master wire. Malam-malam ketika anakku sudah tidur, aku mengendap-ngendap dan coba membuat perhiasan wire. Lambat laun, tehnik yang kupunya semakin bertambah, aku mulai berani mencoba membuat sketsa-sketsa perhiasan seperti apa yang ingin kuwujudkan. Dari sketsa-sketsa yang ada, aku buat jadi perhiasan jadi. Kadang hasil akhir memang tidak terlalu sesuai dengan sketsanya, tapi dengan membuat sketsa ide-ideku jadi lebih ‘keluar’ dan banyak detail yang tak terlupakan.


Apa, nih, cara paling ampuh menurut Jane bagi seorang crafter agar kepalanya selalu dipenuhi dengan ide-ide dan enggak nge-blank?
Menurutku cara yang paling ampuh buat seorang crafter supaya ide-ide tetap bermunculan adalah dengan menyeimbangkan kegiatan craftingnya. Jadi kalau idenya sudah mandeg, ya, sebaiknya refreshing dulu, jangan langsung dipaksakan. Aku pernah sampai vakum tiga minggu enggak nguwer kawat sama sekali, tapi habis itu aku berhasil membuat sebuah karya yang oke, hehe... Selain itu, bisa juga dengan browsing, buka-buka buku crafting atau melihat karya-karya masterwire jewelry. Ttapi terinspirasi aja ya, jangan meniru, hihi…


Cherry Eve sendiri sudah melanglang buana kemana aja, nih? Ceritain dong tentang perjuangannya biar eksis di kalangan penggemar handmade dan aksesoris…
Jujur aku slama ini belum pernah ikutan bazaar atau kegiatan apapun, hehehe... Selama ini Cherry Eve hanya sebatas online shop saja karena keterbatasanku harus ngurus anak, kerja, dan sebagainya, hehehe... Eh tapi rencananya akhir tahun ini, CherryEve akan sebuah pameran lho, doakan semuanya berjalan lancar ya

Aminnnn…. Nah, Menurut Jane, apa, sih, sebenarnya tantangan terbesar yang harus dihadapi oleh pelaku handmade?
Tantangan terbesarnya menurutku adalah banyaknya plagiaters, alias orang yang suka meniru tanpa mau capek-capek memikirkan idenya sendiri. Menurutku hal ini adalah a BIG NO NO, hal ini juga yang membuat beberapa talented crafters kehilangan minatnya untuk terus berkarya. Gimana engga sedih kalo karya yang dibuat dengan susah payah ditiru dan disebarluaskan tanpa ijin, atau lebih parah lagi di mass-product atau dibuat dengan jumlah yang sangat banyak dengan harga yang relatif lebih murah. Sayangnya, banyak plagiaters yang enggak mengerti dan tetap bandel. Jadi, please please hargailah crafter yang sudah susah payah mencari ide. Aku yakin banget karya mereka (para plagiaters) pasti lebih original dan enggak akan kalah bersinar kalau aja mereka mau meluangkan sedikit waktunya untuk mencari ide.


Apa mimpi terbesar yang dimiliki Cherry Eve di masa depan?
Mimpi terbesar Cherry Eve saat ini adalah mengembangkan terus karyanya agar bisa tembus sampai ke pasar internasional, hehe... Cherry Eve juga ingin bisa terus berkiprah di dunia crafter dan terus eksplor dunia per-kawatan.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails