31.8.12

Gembira Ria Ber-scrapbook Bersama Happy Scrap

Bergelut dengan dunia scrapbook sedari masa sekolah, Dewie Rha bersama dengan Happy Scrap-nya kemudian secara intens menggeluti seni berkreasi dengan kertas ini dengan tak mengenal henti. Bermula dari sekadar hobi menulis buku diary yang kerap ditempel-tempel dengan beragam gambar, ia lalu menyadari bahwa scrapbook adalah bagian yang tak bisa terpisahkan dari hidupnya.

Sejak kapan nih Happy Scrap berjibaku dengan scrapbook, gimana, nih kisahnya..?
Sebenernya kegemaran terhadap scrapbook sudah ada sejak dini,  Dulu waktu jaman rikiplik SMP SMA, kan suka tulas-tulis di diary trus bikin guntingan gambar, ditempel dan dikasih kata-kata indah. Nah, pada jaman itu belum tahu kalau itu yang namanya scrapbook. Perkenalan beneran dengan Scrapbook itu sejak pertengahan tahun 2008, secara tidak sengaja menemukan suatu majalah keluaran Australia yg isinya tentang scrapbook dan langsung “klik” dan  semakin di telisiki semakin jatuh cinta. Ini dia nih “passion”ku.  Dan terus terang pada tahun itu pun kegiatan atau istilah Scrapbooking itu belum begitu dikenal. Saya ingat toko yang jual perlengkapannya pun cuman ada satu toko dan yang di jual pun belum begitu variatif. Jadi waktu itu saya beli langsung dari USA untuk item-item yang enggak dijual di Indo dan kadang titip temen. Oh, ya. Di tahun itu pula saya berkenalan dengan Ria Nirwana, orang yg super kreatif dan termasuk salah seorang pioneer scrapbook di Indonesia. Dari beliau saya banyak belajar teknik-teknik scrapbooking dengan mengikuti workshop yang diadakan ama Mba Ria Nirwana. 


Apa, sih, sebenarnya yang menarik dari scrapbook itu sendiri?
Scrapbooking itu menurut saya  Fun, Art and Creativity. Semakin kita suka dan kreatif maka layout yang kita bikin itu semakin menarik dan eyecatching. Suatu foto atau gambar yang biasa-biasa saja akan menjadi luar biasa apabila kita bikin layout yang kita hias dan atur sedemikian rupa. Itu yang bikin saya suka dan enjoy banget pada saat membuatnya.  Scrapbook bisa di pelajari tapi tidak semua orang INTO scrapbooking. Ada yang memang suka bangeeet, ada yang cuma penikmat aja, ada juga yang suka beli pernak pernik nya tapi cuman jadi benda collectible saja, dan ada yang seperti  saya yang hobi, scrap addict, hobi beli juga, hehehe… Dan sekaligus jualan juga di facebook. 

Rada-rada melankolis, nih, pertanyaannya hehehe… Scrapbook itu kan biasanya digunakan untuk catatan tentang kenangan gitu… Happy Scrap sendiri melihat keterkaitan antara scrapbook dan kenangan seperti apa?
Kalau selama ini kita, kan, taruh foto hanya diselipin aja di album. Polos gitu aja, kan. Nah, dengan adanya scrapbooking, foto atau gambar favorit kita bisa menjadi semakin hidup. Foto yang biasa saja apabila kita kasih hiasan kemudian kita kasih title atau history behind the photo, kita taruh memento atau memorabilia, maka hasilnya menjadi luar biasa efeknya. Dan suatu saat nanti kalau anak cucu kita membuka album itu, kita akan teringat akan kenangan tersebut dan bisa bikin tersenyum. Bagusnya lagi kita juga bisa menghadiahkan kepada orang-orang yang kita cintai  hasil scrapbooking tersebut supaya mereka ingat kenangan tersebut. 


Apa hal utama yang harus diperhatikan ketika seseorang berminat hendak membuat scrapbook?
Yang esensial sih harus ada  foto atau gambar favorit kita. Foto yang mau dibikinkan scrapbook itu lagi bertema apa, apakah tema liburan, shopping, makan-makan, family photo,  dan lain-lain. Setelah foto siap, baru lah kita mencari perlengkapan yang menunjang untuk di jadikan layout. Mulai dari kertas bermotif (pattern paper), Kertas warna solid, hiasan untuk foto,  bisa pita-pita lucu, button,washi tape, metal embelishement. Bergantung selera.

Berkaitan dengan material, nih… bahan-bahan kertas seperti apa, sih, sebenarnya yang cocok untuk dibuat menjadi scrapbook?
Hmm... Kertas atau cardstock yang tebel, yah, yang Acid Free supaya gak kuning biarpun disimpen bertahun-tahun. Selain itu, bisa bikin scrapbook di atas Corragurated Paper, itu lho, seperti bahan karton yang tebel buat kardus dan sekarang pun ada yang dijual khusus yang Acid Free. Terus bisa di atas canvas, jadi bisa di mix antara foto, cat acrylic dan berbagai medium di atas canvas. Scrapbook juga tidak mesti dibuat di kertas ukuran 12”x12”,8”x8” atau 6”x6”, tapi bisa juga di bikin seperti Mini Album dengan bentuk album yang bisa bermacam-macam juga. Dalam bentuk album kreatifitas kita malah semakin terasah dan foto yang kita ikutkan bisa semakin banyak. Selain itu, jika kita bosan dengan ready made album kita juga bisa bikin sendiri albumnya dan itu semua bisa di pelajari di Youtube atau di Blogger-nya para pakar scrapbook.


Oh, ya. Apa, nih, hal palinggggg menarik dan tidak biasa yang dimiliki oleh Happy Scrap dibandingkan scrapbook yang lain…
Setiap individu tuh punya ciri khas dan feel beda-beda. Ada yang suka hiasan rame, ada yang sukanya simpel. Kalau saya  suka bikin layout vintage dan bikin Alter Project, misalnya menghias bentuk kotak atau kaleng dengan macam-macam hiasan dan aku suka banget yang namanya mix media art, gabungan lukisan, foto, dan collage. Selain itu saya juga bisa bikin aksesoris yang beberapa embellishement  scrapbook-nya, terutama yang emtal dijadikan ornamen kalung atau hiasan gantungan kunci. Seru banget, deh, jadi enggak berhenti di scrapbook aja.

Apa, nih, harapan terbesar yang dimiliki oleh Happy Scrap melalui karya-karyanya?
Saya pengen scrapbook semakin berkembang dan di kenal oleh masyarakat di sini. Jangan hanya popular di USA atau Eropa. Saya ingin scrapbook juga diajarkan di sekolah-sekolah sebagai salah satu ekskul atau kegiatan bulanan, deh, soalnya ini FUN banget. Mimpi saya kalau bisa, sih, ada gitu perusahaan lokal yang memproduksi materialnya supaya harganya gak terlalu mahal. Soalnya bisa dibilang hobi scrapbook ini hobi mahal, secara semua materialnya import dan bikin menguras dompet buangeed. Jadi karena bahannya mahal tidak semua orang bisa dan mampu untuk belanja produk-produknya.  Saya juga seneng banget kalo ada temen-temen yang mau belajar scrapbook, akan dengan senang hati diajarin. Pokoknya saya paling semangat banget, deh, kalau sharing ilmu. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails