14.6.12

Cas Cis Cus Bareng Ciss Handmade

Sedikit tenggelamnya Semarang di kancah jagat per-handmade-an mungkin tak bisa dipungkiri. Namun yang pasti, tidak demikian halnya dengan crafter yang satu ini. Tobucil Handmade pun asyik masyuk ngalor-ngidul dengan Dya sang pemilik Ciss Handmade yang memang asli berasal dari kota lumpia tersebut.

Ciss itu asal kata dari apa? jadi inget jaman kecil, ciss kacang bunciss..
Hehe... Ciss itu panggilan sayang buat Dya dari teman-teman. Entah artinya apa, sampai sekarang juga enggak paham. Asalnya dari kata kuciss.

Hooo… begitu, toh. Apa aja sih yang dibuat oleh Ciss Handmade?
Ciss Handmade awal mula bikin macem-macem. Dari flanel, tempat handphone, gantungan kunci, bantal, laptop case, bros juga. Tapi kesininya lebih ke handmade aksesoris yang bahannya pun lebih variatif ke kain katun, lace,zipper, dan lain-lain.


Waw, tampak borongan, hehe… Emang awalnya dulu ketika hendak memulai gimana, tuh, ceritanya?
Suka aja bikin-bikin dari SMA, tapi dipakai sendri, hehe… Mulai menapak ke online sesudah lulus kuliah. Karena kebetulan kuliah padat dengan tugas, jadi enggak bisa berkutik. Semuanya dikerjain sendiri. Dari bikin, memfoto produk, edit, nge-share, sampai ngirim krim, hehe…


Hihihi… enggak karyanya doing, ya, yang borongan, kerjanya pun borongan.  Kalau kelebihan dari produk-produk Ciss Handmade apa, nih?
Hmmm, Ciss Handmade selalu pilih warna- warna ceria dan seru. Terus juga Ciss Handmade di tiap produk punya detail masing-masing yang berbeda. Perpaduan warna,bahan,yang pastinya bisa bikin “chic” penampilannya.


Oh, ya. Kamu, kan, ber-online ria. Gimana, tuh, strategi beronline ria ala Ciss?
Online ala Ciss untk tampilan yang jelas harus menarik, beda, berwarna. Foto produk, tema, properti harus oke punya, harus pas, jangan too much. Terus lain harus aktif kalo kita masih awal- awal bikin. Selanjutnya kasih update-update aja. Jangan males yang penting.

Gimana cara Ciss Handmade menjaga konsumen biat enggak pergi dan enggak bosen dengan karya-karya Ciss?
Lebih inovatif, kreatif. Jadi harus terus gali ide untuk bikin sesuatu yang beda. Yang pastinya chic dan penuh warna.

Nahhh... berkaitan dengan inovatif kreatif... Gimana cara kamu menjaga konsistensi untuk terus inovatif dan kreatif dalam berkarya?
Untuk menjaga kreativitas, buat Ciss harus berani ngemix-max bahan-bahan. Jadi kadang ada bahan-bahan recycle juga yang dipakai. Contohnya di Ciss, kaerna banyak limbah kain kaos yang dipakai untk shawl/syal. Nah,sisa-sisa dari bahan itu di bikin buat aksesoris. Kadang juga dari perca-perca sisa jahitan baju.

Apa harapan terbesar yang dimiliki oleh Ciss?
Harapan terbesar,semoga Ciss bisa terus berkarya membnggakan orang-orang di sekitar Ciss, orang yang sayang Ciss, dan pastinya semua orang!

 
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails