20.4.12

Menelisik Masjid di Jerman

Masjid, dimanapun itu keberadaannya, memiliki satu fungsi utama: tempat beribadah umat Islam, rumah suci yang menjadi perlambang kedekatan antara Tuhan dan para pengikutnya. Pun demikian halnya di Jerman, meski bukanlah agama utama, terdapat terdapat 206 masjid dan 2600 mushola di negara federasi tersebut. 

Saya, sendiri tak tahu persis tentang bagaimana masjid-masjid di Jerman berdiri, sampai kemudian beberapa waktu yang lalu menyempatkan diri menyambangi Galeri Soemardja yang tengah mengadakan sebuah pameran bertajuk “Masjid di Jerman” buah karya fotografer Wilfried Dechau yang semenjak 2008 silam telah mengabadikan berbagai foto masjid di kota-kota Jerman seperti Mannheim, Stuttgart, Hamburg, Aachen, dan Karlsruhe.

Foto-foto yang ditampilkan dalam pameran tersebut memerlihatkan bagaimana sisi interior dan eksterior serta bagaimana komunitas muslim di negara tersebut melakukan aktivitasnya. Bagi saya sendiri, yang jelas-jelas tak punya latar belakang seni, merupakan hal yang  cukup sulit ketika membicarakan mengenai perdesainan yang dimiliki oleh masjid-masjid tersebut, namun, mengamati foto-foto karya Dechau, saya merasakan bagaimana tiba-tiba kedamaian itu ternyata universal ketika membicarakan ruang-ruang religius yang hadir di sudut-sudut ruang peribadatan. 


Sama seperti semua masjid yang pernah saya datangi, begitu pulalah aura yang saya temui ketika melihat foto-foto masjid di Jerman, meski mungkin dengan nuansa yang berbeda. Di tengah hiruk-pikuk kesibukan dan bangunan-bangunan penanda kecerdasan umat manusia, di sana pulalah berdiri masjid-masjid itu. Kubah-kubahnya yang selalu terlihat megah itu memberi gambaran estetis yang lagi-lagi mengandung nilai universalitas.


Jikalah hanya berbicara mengenai “foto masjid”, mungkin tak ada yang menarik sama sekali dalam pameran tersebut, namun, demi mengingat bahwa foto-foto tersebut berasal dari ribuan depa dari tempat kita berpijak, apresiasi tentu harus diberikan kepada pembuatnya. Atas nama foto-foto sederhana yang ditampilkannya, ia setidaknya memberi pesan kecil tentang arti sebuah kepercayaan yang berpadu dalam kesejukan estetis. Melihat foto-foto tersebut kemudian menggugah rasa yang muncul dari alam pemikiran, betapa kesejukan dan kedamaian seperti ini sudah sepantasnya tak lagi dijadikan simbol-simbol kekerasan seperti yang akhir-akhir ini kian menggelisahkan sekaligus menggurita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails