2.3.12

Bergothic Bersama Stroberi Hitam

Aura kegelapan menghampiri Tobucil handmade kali ini. Tentu saja, kegelapan yang satu ini tetap membawa keceriaan sekaligus pula penuh inovasi. Jika para pecinta punk atau dunia gothic seringkali kelimpungan mencari pernak-perniknya, mungkin sebaiknya tengok Stroberi Hitam. Thia, sosok yang paling bertanggung jawab atas segala kegelapan ini, pasti punya solusinya! Hehehe… Check it out!

Ini karya-karyanya tampak garang, konsep karyanya apa, nih, sebenarnya?
Semuanya bermula dari apa yang aku suka, tengkorak, coffin, monster, dan sebagainya. Nah, selama ini hanya lihat online, paling deket kalau mau nyari kudu ke Jepang, baik dari fashion goth, punk, atau pernak perniknya. Jadi nyoba bikin sendiri aja, kebetulan juga ada beberapa temen pengrajin metal alias pengrajin logam yang bisa bantuin untuk bikin ini itu. Aku juga suka banyak hal kayak menjahit, gambar, dan bikin jewelry. Tapi awalnya aku memutuskan untuk bikin jewelry dulu sebelum merembet ke yang lain. Ternyata banyak juga yang suka, dan di luar dugaanku, enggak cuma cewek-cewek yang kelihatan metal aja yang suka pernak-pernik kayak begini, jadi kulanjutin ke bikin tas, pouch, boneka2 monster, dan lain-lain. itu jadi semacem perlambang juga sih buat aku, nggak semuanya yang hitam itu serem dan yang kelihatannya manis juga bisa bikin pahit…


Kerennnn… terus kenapa, nih, dinamainny Stroberi Hitam?
Hmm.. yang menarik dari gothic atau punk, secara umum dari sisi fashion sih, nggak banyak yang berani total di situ, apalagi kalau untuk dipakai sehari-hari gerah, kan…Dan biasanya yang berani all out itu orang-orang yang berkarakter dan enggak semuanya gothic atau punk itu kelihatan serem, loh. Yang manis juga ada, kayak Lolita model Victorian gitu kan juga lucu, hihihi…

Hahaha, iya bener-bener... Btw dari kapan Thia mulai aktif berhandmade ria? belajar bikinnya itu darimanakah?
Kapan ya… Kalau yang untuk dipake sendiri sih mungkin udah dibiasain dari kecil... yang paling aku inget dulu aku diajarin bikin mini-book sama ayah, dari selebaran angka 1-2-3 yang biasanya ditempel di dinding itu, loh... Ayahku bilang kalo hanya ditempel itu bakal ngerusak dinding dan gak awet, akhirnya dipotong-potong, dibikin kolase dan dijadiin buku. Nah, kalau menjahit dan nyulam, aku dulu suka penasaran lihat ibuku anteng banget kalau siang-siang. Beliau punya setumpuk buku tentang craft. Akhirnya aku iseng juga minta diajarin nyulam.

Oh, ya. Kan, yang Thia bikin agak out of box ya. Itu yang nyari banyakkah atau ada trik khusus biar orang tertarik dengan produknya?
Yang nyari sebenarnya banyak, tapi mereka enggak tahu harus nyari kemana, hihihi...Trik khusus, sih, lebih ke word of mouth mungkin, ya, seperti tato, banyak yang datang dari rekomendasi, atau coming-back customers karna kliennya udah percaya dengan produk dan servicenya. . Apalagi kalo di  jewelry saingannya banyak dan kadang orang enggak percaya tentang keaslian bahan. Kalau aku sebisa mungkin ngejelasin detail proses bikinnya dan ngasih-opsi-opsi untuk produk yang hendak mereka pesan.

Stroberi Hitam sendiri melihat kesulitan terbesar dalam memasarkan produk handmade apakah? Terus bagaimana cara mengatasinya?
Kesulitannya banyak dan musuh terbesar tentunya adalah yang produksi massal dan copy cats! Tentunya mereka akan menjual dengan harga yang lebih murah, kan, padahal yang aslinya bikin udah megap-megap masarin atau bikin trendingnya. Mungkin cara yang paling ampuh belum ada, soalnya orang-orang itu, kan, juga berkembang “pinternya”. Yang dikopi enggak hanya desainnya, tapi juga sekalian dengan cetakannya.  Tapi, selama ini sih caranya ya dengan bikin limited products atau produk berseri, jadi yang ada hanya itu, kalau mau model lainnya nanti bisa dibuatin lagi. Walaupun lebih capek karena tiap produk jadi one of a kind, tapi distribusi barangnya lebih jelas karena kita juga tahu tiap buyer secara personal. Oh,ya, pengetahuan tentang material yang dipakai juga penting, supaya customer tau kalo itu bener-bener handmade dan kita yang bikin sendiri.


Apa harapan alias mimpi terbesar Stroberi Hitam?
Mimpi terbesar tentunya dikenal secara nasional, supaya yang kepengen pernak-pernik punk atau goth itu enggak usah beli online terus di PO Korea atau Jepang, hihihi… Aku juga pengen menggandeng temen-temen crafter lainnya yg punya konsep serupa karena yang konsepnya begini masih bisa dihitung dengan jari. 

3 komentar:

  1. yihppppyyyyyy! always love your works!

    BalasHapus
  2. *ih kesannya aku pernah ke jepang gitu ya, padahal liat majalah Kerra doang, hahaha...trims kak Nunuw :D hugs dinanyala! :)

    BalasHapus
  3. ahahaha sama2 kak thiaaaa :)

    BalasHapus

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails