24.2.12

Semangat Soraksorai yang Tak Pernah Padam

Soraksorai adalah gegap gempita crafter yang senang berjibaku dengan dunia handmade. Lebih memfokuskan diri dalam pembuatan desain dalam setiap karya-karyanya, Soraksorai seolah menepiskan anggapan bahwa menjadi crafter adalah melulu hak manusia dengan latar belakang seni. Yap, mengaku dari jebolan sekolah teknik, Soraksorai seakan ingin membuktikan bahwa learning by doing adalah moto utama yang seharusnya dipegang oleh siapapun yang berkeinginan terjun ke dunia handmade.

First, pertanyaan enggak mutu, nih. Hihi.. siapa sihhh manusia di balik Soraksorai?
Sebenarnya, Soraksorai adalah ‘anak’ dari obsesi saya, Niken Aridinanti. Hehe. Pada akhirnya, selama proses berdirinya hingga sekarang, saya dibantu oleh beberapa orang partner terbaik seperti Titin H.R. Nasution, Tannya Pidaninggar, dan Ghoffar Fistian.Tapi berhubung ketiganya masih diliputi kesibukan masing-masing di dunia kerja dan kuliah, alhasil yang jadi pemain utamanya hingga saat ini masih saya sendiri, hehe…

Soraksorai, kan, lebih fokus dalam pembuatan desain pada karya-karyanya. Desain-desain seperti apa, sih, sebenarnya yang menjadi ciri Soraksorai?
Sama seperti namanya, kita inginnya menjadikan desain Soraksorai bertemakan keceriaan dan kegembiraan. Walaupun hingga saat ini yang terealisasikan baru sebatas jurnal, notebook dan sketchbook, tapi kita ingin nantinya soraksorai mampu mengeksplor kekreativitasan itu pada produk-produk lainnya. Yang pasti, ciri khas kita: ceria, fun dan playful!


Kalau ngomongin desain. Apa, sih, syarat utama yang harus dipenuhi biar desain yang kita buat jadi bagus dan enggak terkesan asal-asalan?
Sebenarnya, kalau menurut saya, semua desain yang dikerjakan dengan passion dan effort yang baik, pasti jadinya bagus dan nggak bakal terlihat asal-asalan. Semua desain saya pikir tergantung perspektif dan selera saja. Yang penting, setiap karya yang dibuat dikerjakan dengan sungguh-sungguh dan keluar dari hati. Bukan sekedar ‘asal’ jadi. Intinya kayak ngerjain tugas kuliah atau PR-lah. Yang serius ngerjain dan ‘asal’ ngumpulin pasti kelihatan bedanya kan... Hehe...

Soraksorai sendiri sudah sedari kapan melakukan pergerakannya? Gimana, tuh, cerita awalnya?
Kita sebenarnya merintis dari bulan Juni 2011. Agak berat juga karena boleh dibilang basic ‘tukang’ Soraksorai sama sekali gak ada yang dibidang desain. Bayangin aja, kita semua anak teknik lho! Tapi saya sendiri dan teman-teman, suka menikmati karya desain dan produk kreatif, serta merasa bahwa passion yang membisiki kami adalah dunia yang ‘ceria’ ini. Akhirnya, setelah lulus dari kampus ITS, saya dibantu teman-teman memberanikan diri untuk memulai bisnis ini. Idenya sih berawal dari banyaknya produk-produk korea, jepang, dan cina untuk produk-produk seperti yang kita buat hingga saat ini. Produk karya anak Indonesia masih sangat jarang ditemukan. Saya pikir, kenapa nggak kita buat desain sendiri? Nah itu dia alasan kenapa kita juga ‘ngotot’ make nama berbahasa Indonesia sebagai nama merek. Maka, mulailah kami merintis Soraksorai...

Apa kendala terbesar yang pernah atau mungkin masih dihadapi Soraksorai sampai detik ini berkaitan dengan desain karya? Gimana, tuh, cara Soraksorai mengatasinya?
Kendala terbesar adalah mengenai produktivitas dalam mendesain. Kadang ide udah banyak menempel di kepala, tapi eksekusinya suka lama tersendat. Apalagi karena soraksorai player utamanya cuma satu orang yang harus menangani banyak hal selain bidang produksi. Ya sementara ini solusinya selain mengajak kolaborasi ilustrator lain, kita juga berusaha mengatur waktu dan perencanaan dengan baik. Terutama, memenej ‘mood’ yang labil ini.. hehe... Nah kalo kayak gini, kita biasanya suka cari referensi, melihat karya-karya orang lain dan membaca biografi orang-orang sukses yang bikin kita jadi termotivasi lagi, hehe..

Apa aja ini produk-produk yang ditawarkan oleh Soraksorai?
Sementara ini, produk soraksorai adalah notebook, sketchbook, journal dan blank journal. Doain habis ini kita bisa ngeluarin produk lain lagi yaaa..

Aku lihat di FB nya Sorak-sorai ada subproject bernama Kamicinta, apalagi nihhh??? Kok sampai bikin sub-suban gitu?
Hehehe, iyaaa.. berhubung ide di otak lumayan banyak, kita coba merintis clothing line. Awalnya sih, kita pengen nambah produk yang bisa jadi solusi untuk tambahan modal, maka kami rasa prospek fashion outfit paling ‘menjanjikan’, lantas mulailah kami merintis label lain bernama kamicinta. Berhubung pemiliknya sama, dan kedua label usaha ini masih sangat ‘muda’, jadi pada publikasinya kami coba satukan dahulu.


Gimana kalian melihat geliat usaha kreatif di masa kini? Gimana juga menurut kalian prospek di masa depannya?
Geliat usaha kreatif saat ini sudah sangaaaaaaat sangaaaaat tinggi. Terutama, usaha kreatif ini kebanyakan digawangi oleh anak-anak muda yang tentu saja passion dan semangatnya masih menggebu-gebu. Apalagi, idealisme menjadikan mereka memiliki mimpi yang tinggi (*termasuk standar yang tinggi*). Lihat saja betapa jurusan desain dan kursus fotografi yang satu dekade lalu tidak terlalu diminati kini menjadi pilihan banyak orang. Kita pikir prospek di masa depan sangat menjanjikan kok, apalagi kemudahan akses internet dan teknologi menjadi media yang sangat bersahabat untuk publikasi industri kreatif ini. Kita cuma berharap bahwa geliat ini tidak hanya dijalani oleh anak-anak muda di kota besar, tapi juga bisa merambah ke kota kecil dan nantinya menjadi salah satu bidang yang bisa mengangkat nama Indonesia di dunia internasional. Akan semakin baik bahwa industri kreatif tidak hanya dijalani dengan semangat ‘kreativitas’ saja, tapi juga dilakukan dengan profesionalitas yang baik. Dan semoga pemerintah bisa semakin mendorong ini secara kontinyu dan real!
Twitter : @soraksoraishop


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails