27.1.12

Myurbey dan Sajian Spesial Bagi Para Buyer

Jika selama ini nama sebuah brand muncul dari filosofi individu pembuatnya tidak demikian dengan Myurbey. Istilah klasik pembeli adalah raja sepertinya menjadi hal yang dipegang teguh oleh Mybuyer, eh, urbey, hehehe.. Di suatu hari yang penuh keceriaan, Belinda Regina alias Abel sang penggagas Myurbey kemudian berchit-chat ria dengan Tobucilhandmade.

Ini namanya agak-agak aneh, Myurbey, semacam keluarga arbey atau gimana ini artinya, hihihi…
Bukannn ... Myurbey itu base nya dari U R B E Y .. ayo coba itu kalau di kotak katik jadi kata apa, hehe.. jadi kata BUYER , My Urbey, pembeliku. Karena pembeli adalah kompetitor kita bila ingin berbisnis dan aku wanna give all my best to my urbey





Hihihi myurbey sendiri sejak kapan, sih, berkecimpung di dunia handmade? kok bisa? dan kenapa pilihannya handmade?
semenjak tahun 2009. Pertamanya sih karena iseng buat kalung dari flanel yang di jahit sendiri karena sering lihat di majalah cara-caranya jadi belajar sendiri ,karena aku pun suka menjahit atau kegiatan menempel sejak SMP – SMA.

Itu belajar menjahit, tempel-tempelan dan prakarya lainnya gimanakah? belajar sendiri atau...?
Iya, setiap kali ada tugas prakarya aku selalu semangat dan hasilnya pun diakui guru di sekolah.  Belajarnya sendiri. Semenjak ada internet aku semakin menjadi-jadi belajarnya.

Nah... sampai detik ini, apa aja, sih, yang dibuat ama Myurbey?
Kalung, bando, gelang, bag, pouch, sarung hp, kaos lukis, bantal, dan bantal bantal bantal bantal bantal bantal…

Ahahaha tampak serius di bantallllll. Emang produk andalannya apa nih kalau sekarang?
Sekarang masih si bantal itu sendiri dan tote bag.

Ngomong-ngomong soal buyer, nih... Gimana menurut kamu cara yang tepat dan efektif untuk menjaring para pembeli biar tetep mencari hasil karya kita?
Kalau menurut aku adalah anggap si buyer adalah temanmu sendiri, .jangan di jutekin atau bicara sekadarnya (kecuali kalau emang lagi sibuk) dan jujur dengan kemampuan kita  gitu… Jangan memaksakan untuk maksimal mendapatnya uangnya, tapi pentingkan untuk mendapatkan relasi ,karena dari satu bisa jadi dua, dua jadi empat dan seterusnya…


Kalau menurut abel nih... strategi pemasaran produk-produk handmade itu seharusnya seperti apa? Apalagi, kan, produk lokal cenderung tidak terlalu dikenal dan harus berjibaku ngelawan produk pabrikan?
Mmm .. aktif di jejaring sosial, sih, paling mujarab, ya, sejauh ini. Selain itu, jika ada kesempatan ikutan bazar itu juga salah satu peluang. Kalau aku, sih, sejauh ini marketing jalan seiring waktu.

Gimana cara Myurbey menonjolkan keunikan yg dimilikinya sehingga dilirik oleh "buyer"?
Mempertahankan aja yang menjadi basenya Myurbey tanpa harus ikut-ikutan trend craft yang suka timbul, jadi buyer pun akan tetap menengok blogku. 

Apa, tuh, gerangan yang menjadi basenya Myurbey?
Mmm… Myurbey itu punya ciri khas dari bentuk, model, dan motif yang enggak jauh beda setiap modelnya. Misalnya, hampir semua bantalku itu 4D. Depan belakang kanan dan kiri. Selain itu ,aku selalu memilih motif bunga-bunga soft atau semacamnya.dan berpola vintage things and fashionable cushion. Begitu pula Tote Bag yang aku buat rata-rata enggak menggunakan zipper...

Kalau Abel sendiri melihat peluang handmade di masa depan kayak apa nih?
Menurut Myurbey, handmade akan makin besar peluang untuk bisa tembus di pasaran lokal. Akan makin banyak crafter baru yang mau mencoba mencari passion-nya di dunia handmade karena handmade yang berkualitas tidak lepas dari unsur bisnis yang ada. Namun bagi kami para crafter, mungkin bisnis adalah hal kedua karena hal terpenting yaitu bisa memproduktifkan diri sendiri sekaligus orang lain...


Hal yang ingin disampaikan kepada buyer dan crafter?
For my urbey, keep love Myurbey stuff tentunya dan menghargai produk kami. Untuk pencinta handmade mari tetap dukung crafter local karena banyak banget orang orang berbakat yang bisa meningkatkan kualitas produk negeri sendiri. Sedikit konsumtif dengan handmade itu lebih baik hihihi…


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails