20.1.12

Kisah Sang Ilustrator

Dunia ilustrasi adalah dunia yang sudah cukup uzur di Indonesia. Komik-komik lawas semacam Gundala Putra Petir sempat mewarnai pula khazanah perilustrasian di dalam negeri. Lalu, apa kabar ilustrasi di era serba teknologi sekarang? Tobucilhandmade lalu menemui Syarifah Tika Irmasari, seorang ilustrator lepas yang menguak keseruan-keseruan ilustrasi masa kini.

Apa, sih, sebenarnya yang menarik dari membuat ilustrasi?
ilustrasi bagi saya adalah hobi. Ilustrasi menarik saya untuk mengekspresikan suasana hati dan uneg-uneg tentang apa yang sedang saya pikirkan karena dalam dunia nyata saya ini orang pendiam. Jadi ilustrasi udah kayak pengobat hati.

Nah, loh. Jadi ilustrasi smacam cerita terpendam yang sulit terungkap di kenyataan, ya? Hehe…
Hihihi, iya…


Oh, ya. Kamu sendiri selama ini biasanya membuat ilustrasi buat apa?
Semenjak ngejalanin kerja Profesi di mizan saya baru, deh, mulai aktif ilustrasiin buat penerbit. Tapi kebanyakan ilustrasi yang saya bikin itu, selain pengekspresian hati, saya juga senang bikin ilustrasi untuk komunitas muslim di deviantart.

Nah... klo kata tika nih... apa sih permasalahan terbesar yang kerap dialami oleh seorang ilustrator?
Permasalahan terbesar adalah MALAS, hahaha… Untuk para profesional, sih, pastinya harus tetap bisa melawan rasa malas karena kalau sudah malas memulai mencoret di kertas, pekerjaan enggak akan mulai. Tapi, kalau sudah mulai mencoret-coret di kertas justru malah enggak bisa berhenti..

Selain jangan malasssss, mental seperti apa, sih, yang sebenarnya harus dipersiapkan oleh manusia-manusia yang berminat jadi ilustrator…
Enggak boleh menyerah, rajin berlatih, kembangkan kreatifitas karena ada aja ilustrator berpotensi, tapi justru langsung down ketika ngelihat karya ilustrator yang lebih keren…

Ilustrator kalau dikaitin dengan kesejahteraan gimana, tuh?
Aku juga ngalamin hal itu. Hal itu bisa terjadi karena mereka melihat kalau menggambar semua anak TK juga bisa. Jadi mereka enggak melihat dari sisi pengalaman yang sudah ilustrator alami sampai ilustrasinya bisa dilihat semua orang. Jadi ada aja penerbit yg ngasih harga lima ribu untuk satu gambar, itu pernah saya liat di forum kaskus. Saya sendiri juga pernah ditawarin sepulurh ribu untuk satu ilustrasi.

Lalu, apa langkah terbaik yang sharusnya dilakukan ilustrator dalam mengatasinya?
Kalau menurut saya, langkah terbaik adalah mencari koneksi yang baik. Bergabunglah dengan komunitas ilustrator/komikus karena dengan adanya suatu perkumpulan justru bisa menarik tawaran yang luar biasa, malah bisa langsung go internasional. Jadi kayak ada rame-rame di tengah jalan, pasti mau enggak mau orang yang lewat jadi berhenti buat ngeliat ada apa disitu.


Sekarang balik lagi, nih... kalau kamu sendiri gimana biar enggak mati ide ketika hendak membuat ilustrasi...
Aku biasanya browsing di internet, nonton film atau mampir ke gramedia buat lihat-lihat buku lain. Bisa juga dengan tidur karena biasanya ada aja ide yang muncul sesaat sebelum tidur.

Asal tidurnya jangan keterusan, ya, hihihi.. Eh, eh… kan tadi kamu ngomong masalah koneksi. Kalau Tika ngeliat jejaring ilustrator di Indonesia gimana? Bagus atau sebenarnya kayak yang jalan masing-masing aja?
Hihi... Menurut saya jejaring ilustrator di indonesia bagus kok karena mereka semua suka sharing. kalau lihat di Facebook pasti seliweran karya-karya mereka dan di tag ke ilustrator lain untuk sekedar minta kritik dan saran. Ada juga yang senang bikin kolaborasi dengan ilustrator lain.


Trivia quiz… Apa sebenarnya hal yang kamu pengen banget lakukan di dunia ilustrasi?
Aku pernah ikutan foto-foto di loker mimpi, aku nulis disitu pengen jadi ilustrator buku anak yang sukses dan terkenal di seluruh dunia.  Itu buat goalnya, untuk prosesnya aku pengen bisa sumbangsih buat anak-anak muslim. Ngasih pengetahuan dan pembelajaran islam buat anak.. Aku masih punya mimpi yg belum terealisasi, bikin buku sendiri. Mungkin suatu hari nanti kalau konsep pembelajarannya udah mateng udah bisa aku realisasikan.

3 komentar:

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails