30.12.11

Petualangan di “Neverland” Indonesia

Pernah mendengar sebuah tempat bernama Desa Sitonjul? Ini adalah sebuah tempat wisata yang kerap disebut Community Base Tourism, yaitu pariwisata yang didasari pada kehidupan sosial budaya masyarakat sebagai basis daya tariknya disertai dengan keaslian dan kelokalan alam pedesaannya. Lalu dimana, sih, lokasinya? Ia terletak di pedesaan Sangkanurip Kecamatan Cilimus yang meliputi Dusun Simenyan Tonjong dan Desa Munjul. Kurang lebih 13 km ke arah utara kota Kuningan atau atau 24 km dari arah kota Cirebon ke arah selatan. Adapun penamaan Sitonjul sendiri merupakan singkatan dari nama ke dua desa tempatnya berada.


Bisa jadi, berwisata ke Sitonjul akan menjadi sebuah pengalaman menarik bagi anak-anak. Bagaimana tidak, wisata alam sambil menyusuri suasana pedesaan yang begitu asri membuat ia sepertinya layak dianggap sebagai salah satu “Neverland-nya” Jawa Barat. Bagi yang terbiasa sibuk dengan suasana perkotaan akan mendapat sesuatu yang lain di desa ini. Menyusuri perjalanan sejauh empat kilometer dengan menyusuri alam perdesaan yang dimulai dari Dusun Simenyan Kidul, Hutan Rakyat, Makam Umum, Tegalan dan Pesawahan, Bulak Jati, Dusun Tonjong, Pesawahan, Tanggul Irigasi, Bendung Katiga diakhiri di Dusun Munjul Kaler.

Udara segar, panorama alam menyejukkan, kehidupan masyarakat desa di pagi hari, anak-anak mencari ikan di parit kecil dengan latar belakang Gunung Ciremai, setidaknya akan memberikan suasana unik. Hal itu pula yang sebenarnya membuat saya jatuh cinta berat dengan desa Sitonjul, sebuah tempat yang akan mengajak kita untuk berfantasi layaknya berada di Neverland. Bayangkan saja, melintasi jalur yang panjang kita akan melihat sungai, penduduk desa yang ramah, pemandangan gunung Ciremai yang gagah, sawah berundak-undak. Masih mendengar suara jangkerik juga kicau burung. Mungkin di malam hari masih ada kunang-kunang yang menyala. Pohon-pohon besar masih banyak, ada kuburan khas Pasundan dan tentunya jalan tanah becek khas kampung. Finishnya, bertemu bendungan Katiga. Ketika belum hanyut terkena banjir dua tahun lalu di bendungan ini ada jembatan eksotik terbuat dari bambu. Bermain air di antara bebatuan di sungai ini pun sangat menyegarkan sekaligus menyejukkan. Airnya dingin dan jernih. 


Ingin mengenang masa kecil? menjumpai suasana pedesaan sambil menggugah fantasi layaknya Peter Pan dan kawan-kawan? Mungkin Desa Sitonjul sangat cocok untuk memenuhi hasrat tersebut. Yang jelas, buat saya, ini adalah Neverland terbaik yang pernah saya jumpai. 

1 komentar:

  1. Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai neverland indonesia.Benar benar sangat bermamfaat dalam menambah wawasan kita menjadi mengetaui lebih jauh mengenai tempat wisata di indonesia.Saya juga mempunyai artikel yang sejenis mengenai indonesia yang bisa anda kunjungi di sini

    BalasHapus

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails