20.5.11

Emas-Emas Ala KED


Apa jadinya kalau kita menemukan sebuah kotak emas? Ow! Sudah barang tentu toko emas terdekat akan diserbu secepatnya! Ini duit, Cing! Ups, tapi kali ini, Tobucilhandmade tidak berkehendak berbicara mengenai toko emas apalagi membicarakan cadangan devisa berupa emas yang dimiliki Inggris yang konon didapatkan secara murah meriah dari Freeport. Kotak emas yang satu ini adalah buah kreativitas (TVRI banget gk sih bahasanya :p) dari Asri Radhitanti sang penggagas KED (Kotak Emas Design). Di tengah keramaian Crafty Days, percakapan super singkat kami terjalin akrab meski tak terlalu panjang.

 
Hmmm… Kok dinamain Kotak Emas, sih?
Ya… kan soalnya emas itu mengandung kebaikan. Jadi dinamain Kotak Emas soalnya semoga diliputi kebaikan dan KED jadi seperti emas, hehehe…

Apa aja, nih, yang dibuat KED?
Jadi KED itu berhubungan dengan desain grafis gitu. Produk-produknya ada macem-macem, ada jurnal, ada stempel, ada juga notebook, ya macem-macem.


Gimana cerita awal terbentuknya KED?
Awalnya sebenarnya dari freelance grafik design. Saya, kan, dulu freelancer gitu. Ya, terus, Keidean untuk bikin sesuatu. Ya, yang berhubungan dengan desain grafis. Terus Akhirnya bikin juga stationery.


Menurut Asri, apa, sih, yang bikin dunia handmade itu menarik?
Karena... yang jelas, sih, unik, jadi ada cirinya masing-masing dan produk-produknya itu tuh enggak massal…

Dapet darimana, nih, ilmu bikin-bikin handmade ini?
Saya kan basic-nya desain grafis, jadi kalo masalah desain udah belajar dari sekolah juga. Kalo ngerjain buku-buku sih otodidak aja. 


Oh, ya… pesen Asri dong buat Tobucil dan gerakan handmade-nya…
Apa ya… mmm… walaupun bersaing berat dengan produk massal, jangan pernah capeklah. Jangan berhenti. Hehe.


Ups, oke. Percakapan kami tak perlu berpanjang-panjang. Nah, mau tahu tentang KED, jangan gundah gulana, nih-nih, kita kasih link-nya, hehe.

1 komentar:

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails