2.10.10

Ageng Purna Galih: Mewawbaw Bersama Wawbaw


Wawbaw dalam Ripple
Wawbaw adalah salah satu avatar paling unik sekaligus paling memabukkan yang pernah saya temui. Entah mengapa, ia mengingatkan saya akan guratan pelajaran prakarya masa Sekolah Dasar, masa di mana ketika matematika atau PSPB sudah demikian memuakkan dan hasrat corat-mencoret membesar dengan gila-gilaan tanpa kendali. Lahir dari keisengan penuh mutu seorang lelaki bernama Ageng Purna Galih (Age), Wawbaw pada mulanya dibuat untuk kebutuhan media promo RIPPLE Magazine pada tahun 2008.

“ Wawbaw adalah singkatan dari Wawowawbaw. Ujaran yang muncul spontan ketika kita melihat wajah, salah satu kata yg mungkin tercetus ketika kita hendak mengomentari sebuah karakter wajah”, jelas Age menjelaskan asal muasal kata Wawbaw. Ditemani rerintik hujan plus segelas kopi hangat dan nge-game bareng, kisah Wawbaw meluncur manis dari bibir lelaki berkulit gelap ini.

Apa saja sih karya-karya yang lahir dari Wawbaw?
Sebenarnya avatar hanya salah satu bentuk dari Wawbaw. Avatar itu sendiri pada akhirnya hanyalah sebagai medium sounding untuk Wawbaw itu sendiri. Avatar-avatar ini kemudian menyinggahi banyak jenis, mulai dari kaos (Wawbaw tees), Wawbaw on canvas, dan Wawbaw tote bag. Dalam waktu dekat ini, Wawbaw akan berkolaborasi pula dengan Coolcaps untuk membuat topi dengan figur-figur Wawbaw.

Bagaimana awalnya Age menciptakan karakter dengan garis-garis khas Wawbaw?
Sebenarnya dari iseng, sih. Dulu jaman-jaman di Ripple, kalau menggambar figur tuh butut aja. Bodoh. Tapi lama-kelamaan jadi terbentuk dan orang-orang banyak yang suka. Insiprasinya sih sebenarnya random aja, enggak ada yang benar-benar spesifik menginspirasi. Segala macam bentuk Wawbaw yang ada pun hadir karena atas dasar permintaan. Cara bikinnya pun sederhana. Dengan modal spidol, avatar-avatar yang sudah digambar di foto, lalu di-scan, sedikit di-retouch dengan Adobe Photoshop, dan terakhir di sablon.

Judul-judul avatar Wawbaw kok agak absurd, ya?
Nah, awalnya, judul-judul itu pendek. Seperti Si Jutek, Si Pemalu, Si Cengeng. Tapi kemudian Age bikin panjang sehingga lahirkan avatar-avatar dengan judul Si Kumis Jenuh atau Si Pemalu yang Sinis. Ya, sebenarnya nama atau judul itu menceritakan karakter penokohan figur-figur tersebut.
Si Pemalu yang Sinis
Enggak kepikiran untuk pameran?
Banyak sebenarnya yang menyuruh pameran, tapi Age tidak terlalu berminat. Sampai ada kemarin yang mencetuskan acara buka puasa bareng Wawbaw meski kemudian karena enggak Age niatin, ya.. buka puasanya enggak jadi, pameran juga enggak jadi. Ya, itu sih keinginan para tweeps, tapi belum ada yang terlaksana.


Sebenarnya obrolan dengan Age masih berlanjut sampai tengah malam buta, tapi apa daya, pesona game-game komputer lebih memerdayai kami. Desingan peluru-peluru dengan darah berlebih muncul di layar monitor! What a war! Ups, kembali ke Wawbaw. Nah, buat kawan-kawan yang masih penasaran dengan Wawbaw Langsung saja meluncur jangan malu malu ke www.wawbaw.com atau follow twitter-nya @wawbaw. Mari semuanya bergerak menjumpai Wawbaw. Kami undur diri dulu pemirsa, mau main perang-perangan lagi!
Ada yang bisa menebak figur siapakah ini gerangan? hehe..
(Nunuw)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails