5.3.10

Mengenal rajutan (2)

Masih ngebahas bedanya knitting sama crochet, karena memang tujuan awal tulisan ini biar bisa ngebedain mana yang hasil knitting dan mana hasil crochet. Kali ini topik yang dibahas adalah:

2. Building blocks

Knitting, saya copy paste dari postingan lama aja ah dengan sedikit koreksi.
purlknitTeknik dasar dalam knitting adalah knit dan purl. Knit adalah mengait benang dari arah depan, sementara purl, adalah dari arah belakang. Dua teknik dasar ini bisa dikembangkan menjadi bermacam-macam pola.
Gambar kiri, itu pola stockinette, yang didapat dari melakukan tusukan knit terus di satu permukaan, sementara di permukaan sebaliknya dilakukan tusukan purl terus (gambar kanan, itu gambar kiri kalo diliat bagian belakangnya).

Secara umum sih, rajutan hasil knitting bisa dikenali dari tusukan berbentuk "v" (seperti di gambar kiri).

Kalo crochet, building blocksnya adalah "rantai", dan tusuk-tusuk tongkat/papan (saya lupa istilah indonesianya...yang lain bisa bantu?), seperti gambar di sebelah ini.

Dari kiri ke kanan: triple/treble crochet, double crochet, half double crochet, single crochet, turning chain.
Si fondasinya itu, baris paling bawah, itulah chain/rantainya..


3. Hasil rajutan

Pada dasarnya knitting dan crochet tujuannya sama-sama mengait benang melalui lubang tusukan yang sudah ada. Tapi karena alatnya beda, caranya pun berbeda, maka hasilnya berbeda.
Secara umum, rajutan hasil crochet itu lebih kaku, sementara hasil knitting lebih lentur, meskipun memakai benang yang sama. Kenapa? Karena dalam satu tusukan, benang yang terkaitnya lebih banyak, sehingga hasilnya pun lebih padat.

Sebetulnya bisa juga sih, hasil crochet tidak kaku. Pilih benang yang lembut, bersifat lentur (misalnya wool, yg asli lho ya), tipis, juga pakai hook yang kecil. Tapi ya sama aja, kalo benang yang sama dipakai knitting, dengan jarum yang kecil juga, hasilnya lebih halus lagi...

Ini salah satunya kenapa saya lebih suka knitting. Because I love drape! Seperti Rami Kashou di Project Runway season 4, saya suka kain-kain yang jatuh melambai....

eh...ngelantur..... back to rajutan...

Untuk rajutan-rajutan yang solid (bukan lace/renda), mudah mengenali hasil crochet, karena biasanya ada garis-garis yang cukup jelas terlihat memisahkan baris satu dan atas/bawahnya. Seperti foto di sebelah kiri.

Kalau hasil rajutan knitting sih nggak ada garis-garis seperti ini, kecuali kalau memang disengaja polanya seperti itu, misalnya yang di sebelah kanan ini (stockinette stitch with garter ridge).

Kira-kira ketangkep ciri khasnya?

Oiya, ada juga hasil rajutan yang khas produk crochet. Pokonya kalo liat yang seperti itu, hampir bisa dipastikan kalo itu hasil crochet. Misalnya "Granny Square", atau pola kotak-kotak yang dikerjakan melingkar dari tengah rajutan ke arah luar. Kalo liat rajutan seperti ini, yakin deh, itu crochet. Atau yang versi bundernya.



Coba sekarang latihan ya...berdasarkan beberapa ciri di atas, bisa nggak ngebedain mana yang hasil knitting dan crochet?

baby sweaters

PhotobucketPhotobucket

baby socks

PhotobucketPhotobucket

Segitu dulu...bersambung...
Tulisan ini di publikasikan ulang dari sini


Knitting 101, rubrik khusus untuk mengetahui apapun tentang merajut. Persembahan klab merajut tobucil & klabs dan  Dydy: pendiri milis mari_merajut, Perpustakaan Art & Craft Tobucil & Klabs dan merajut.com 

4 komentar:

  1. wa...saya suka crochet *karena baru bisa yang ini*
    sekarang baru nyoba bikin-bikin tempat hape sesuai order dari teman-teman


    pengen belajar yang knitting juga T_T

    BalasHapus
  2. mbak tobucil saya baca ini berulang kali:) terimakasih infonya....:D

    BalasHapus
  3. saya lebih suka crochet sih.....tapi suami suka hasilnya knitting...jadi belajar keduanya hehe

    BalasHapus
  4. wahh lucu2 yah rajutannya.. model knitting blh juga, saya hanya bisa crochet :)) kunjungi juga blog saya di umihandcraft.blogspot.com :))

    BalasHapus

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails