18.2.10

Mengenal rajutan (1)

  Tulisan ini dipersembahkan untuk non rajuters...

Saya terpikir menulis ini sebetulnya karena aga-aga sakit hati dengan komentar seseorang. Pada suatu waktu, di sebuah forum fashion Indonesia, saya tanya-tanya tentang kans rajutan di kancah fashion Indonesia. Jawaban yang saya dapat antara lain, seperti yang saya duga salah satunya adalah "rajutan? sweater ya? kan panas, nggak cocok di Indonesia". Lalu saya perlihatkan kebaya saya, salah satu tanggapannya (yang bikin saya sakit hati) "Ah, yang begitu sih banyak di Mangga Dua!". Hiks...perlu ditalapung rupanya orang ini...

Untuk menjawab tanggapan pertama, saya pernah menulis artikel berjudul "Rajutan=Panas?" di website merajut.com.

Untuk menjawab tanggapan kedua, nih..bogem *dzigggg!!!* hehehehe...enggak ding..

Yah, saya sebetulnya maklum. Memang cuma mereka yang bergaul di dunia merajut cukup lama yang bisa mengenali dan membedakan rajutan. Mana yang hasil knitting/breien/merajut dua jarum dan mana hasil crochet/hakken/merenda (merajut satu jarum). Di dunia fashion internasional aja nggak selalu betul keterangannya. Winter lalu salah satu iklan GAP menyebutkan "Crochet Hat" untuk salah satu produknya yang dari fotonya terlihat jelas kalau itu produk knitting. So obvious, buat saya. So nggak penting, sepertinya, untuk customernya...yang penting merk GAP! Huahahahaha....

Saya pernah menulis tentang knitting di blog saya yang lama, yang sudah saya pindahkan ke MP di sini (postingan ke 3 dan 4 dari atas). p.s: tulisan ini saya buat waktu masih awal belajar knitting. Setelah belajar lebih banyak, ada beberapa informasi di tulisan itu yang kurang akurat.
Kalo tentang crochet, saya belom pernah nulis.
Ya udah, saya coba jelasin deh bedanya.

Bedanya terletak pada:
1. Alat yang dipakai.
Kalau temen-temen pernah ngeliat di komik, di lukisan, atau di tivi, di film, orang merajut dengan dua jarum di kiri dan kanan, nah...itu knitting. Kalau merajutnya dengan satu jarum di tangan (biasanya) kanan, dan tangan satu lagi memegang rajutan dan benang, dan biasanya ada satu jari ngacung...nah...itu crochet.

PhotobucketPhotobucket

Nah...dari dua gambar ini, bisa ngebedain kan mana yang knitting dan mana yang crochet?

Alatnya sendiri ada macam-macam lagi. Jarum knitting ada yang lurus panjang ber'kepala', ada yang lurus pendek tanpa 'kepala' (bisa dipakai bolak-balik), ada yang melingkar (dihubungkan dengan kabel metal/plastik/nylon), ada yang lurus lalu disambung dengan kabel ber'kepala'. Nomornya berdasarkan diameter jarum.
Jarum crochet (disebutnya bukan crochet needle, tapi crochet hook, alias hakpen) panjangnya sih rata-rata sama. Yang beda cuma diameter hooknya.

PhotobucketPhotobucket
Tulisan ini dipublikasikan ulang dari sini.


Knitting 101, rubrik khusus untuk mengetahui apapun tentang merajut. Persembahan klab merajut tobucil & klabs dan Dydy: pendiri milis mari_merajut, Perpustakaan Art & Craft Tobucil & Klabs dan merajut.com 

3 komentar:

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails