Jumat, 14 Juni 2013

Paguyuban Crafter ala Dulcet Paperish



Jika seorang crafter selalu bisa membuat banyak orang terkagum-kagum dengan karya yang dihasilkannya, apa jadinya apabila tiga belas crafter bersekutu dan menawarkan segala kreativitas yang dimilikinya. Tentu karya-karya nan memabukkan plus menggoda untuk segera dimiliki. Dulcet Paperish adalah segerombolan mahasiswa desain grafis yang paling bertanggung jawab atas persekutuan tersebut. Jadi, daripada bergumul dalam rasa penasaran, mari kita tengok Dulcet Paperish!


Siapa aja, nih, manusia dibalik Dulcet Paperish… Gimana ceritanya bisa bersekutu dan berhandmade ria, nih…
Tim Dulcet sendiri ada tiga belas orang dan setiap orang punya tanggung jawab masing-masing. Awalnya, sih, founder kita mau bikin hadiah buat temennya yang ulang tahun, tapi saat selesai dibuat, kita sadar kalau ada peluang bisnis di dalamnya.


Karya-karyanya Dulcet Paperish, kan, banyak notebook-notebook. Nah, apa gerangan kelebihan yang dibuat oleh kalian dibandingkan dengan karya-karya sejenis?
Sistem kita yang pre-order dan custom, otomatis produk yang kita hasilkan one and only untuk tiap orangnya. Selain itu, setiap produk juga handmade dari awal sampai pengemasan dan siap kirim ke customer. Custom ilustrasi cover jurnal sangat khas dan satu-satunya. dibuat sesuai pesanan teman-teman customer. Untuk point tambahan, Dulcet team adalah mahasiswa desain grafis, jadi jelas ilustrasi dan pemilihan tipografinya tidak perlu diragukan deh, hehe…

Gimana, nih, trik alias cara Dulcet Paperish dalam melakukan ekplorasi ide untuk karya-karyanya biar enggak mampet?
Survey pasar alias jalan-jalan ke toko buku dan toko aksesoris, blogwalking, dan yang paling penting sih rundingan dengan tim Dulcet untuk menyeleksi ide.

Menurut kalian, apa yang seharusnya menjadi prinsip para crafter dalam berkarya?
Originalitas, orang-orang sering lupa kalau inspirasi dan imitasi adalah hal yang berbeda.

 Oh, ya. Apa alasan paling utama dari Dulcet Paperish sehingga mau terjun ke dunia handmade?
Kesukaan sama hal hal manis dan kepercayaan kalo barang yang diproduksi terbatas dan handmade itu tentunya jauh lebih spesial serta penuh cinta.

 Dulcet Paperish sendiri melihat peluang usaha di kancah handmade saat ini gimana, tuh?
Lebih besar, tapi lebih banyak saingan. Customer sudah mulai aware kalau handmade lebih punya nilai personal. Seller yang cerdik melihat ini sebagai peluang usaha.


Nah, kalian, kan, kemarin ikutan Crafty Days. Apa, nih, yang ada di kepala kalian ketika denger kata “Crafty Days”, hehe…
Saat dengar crafty days langsung terbayang bazaar crafts seharian penuh yang ser, hehe. Tapi masih agak sedikit blur karena kami sendiri belum pernah ikut sebelumnya.. Tapi yang jelas ini adalah ajang promosi sekaligus bersosialisasi yang baik dengan sesama pecinta craft. 
Google Twitter FaceBook

Sehat dan Segar Berendam Air Hangat



Sepanjang perjalanan, kepala Litsye Sinegar hanya berpikir untuk segera sampai di rumah. “Buka pintu, duduk sebentar meluruskan kaki, dan berendam air hangat!” Aktivitas relaksasi pribadi tersebut memang sudah sejak lama dijalani oleh perempuan hitam manis ini. Tentu tak hanya Litsye semata yang menyukai berendam di air hangat untuk menutup aktivitas melelahkan yang telah dilakukan sepanjang hari. Memang, Berendam selama 30 menit di dalam air hangat, dengan campuran garam, lumpur mandi, jahe, atau aroma terapi akan memberikan relaksasi yang sangat luar biasa. Efeknya tentu langsung terasa pada tubuh yang kembali segar. Dengan bahan-bahan tambahan, Anda akan mendapatkan keuntungan ganda pada kecantikan kulit. Tak hanya itu, menurut penelitian terbaru mandi ternyata tidak hanya baik untuk membersihkan tubuh dari kotoran dan menjauhkan stress. Ia ternyata memiliki pula peranan penting untuk meningkatkan sistem kekebalan, mengurangi ketegangan yang terjadi pada otot, membantu kulit terhindar dari penyakit seperti eksema, bahkan menyembuhkan masalah medis serius.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam New England Journal of Medicine menunjukkan penderita diabetes yang menghabiskan hanya setengah jam berendam dalam bak air hangat dapat menurunkan tingkat gula darah sekitar 13 persen. Penelitian terpisah di Jepang menunjukkan 10 menit berendam dalam air hangat dapat memperbaiki kesehatan jantung baik pria maupun wanita, membantu mereka menjalani tes olahraga lebih baik, dan mengurangi rasa sakit. Di samping itu, air hangat pun ternyata penetralisir racun yang efektif. Mandi air hangat sekitar 32-35 derajat Celsius membuka pori-pori yang dapat membantu mengeluarkan toksin. Mandi air hangat juga dapat membantu menurunkan tingkat gula darah, menyembuhkan sakit otot dan membantu menjaga usus besar bekerja dengan baik. Waktu yang dianjurkan berendam di air hangat untuk kepentingan ini adalah selama 10-20 menit.

Penderita penyakit kulit pun sangat disarankan untuk mandi dengan menggunakan air hangat. Penyakit kulit tertentu seperti eksema, ruam, atau gatal-gatal dapat teratasi dengan menambahkan baking soda (sodium bicarbonate) ke dalam bak mandi. Hal ini ternyata dapat membuat perbedaan besar. Sodium bicarbonate bertindak sebagai antiseptik. Isi air dengan air hangat kuku, tambahkan kira-kira satu pound baking soda dan aduk sampai rata. Cukup dilakukan rutin selama 10-20 menit, maka penyakit kulit pun akan mereda.

Pernah terserang flu dan sakit kepala secara bersamaan? Ugh, pasti hal tersebut sangat menyebalkan. Air hangat ternyata dapat meredakan serangan flu dan sakit kepala. Mau tahu caranya? Merendam kaki dalam air hangat dapat membantu menyembuhkan flu dan sakit kepala dan juga menyegarkan kembali kaki yang lelah. Masukan air hangat secukupnya dalam bak sampai menutupi kaki dan pergelangan kaki, jangan lupa, tambahkan beberapa tetes minyak seperti lavender, peppermint, atau lemon. Setelah selesai, basuh kaki dengan air dingin. Lakukan kegiatan ini selama 10-20 menit, dijamin flu dan sakit kepala akan berkurang. Merendam kaki pada air hangat bersuhu sekitar 37 derajar celcius yang dicampur dengan sedikit garam juga dipercaya dapat menghilangkan pegal-pegal pada sendi kaki.

Air hangat juga sangat berguna bagi yang memiliki masalah dengan peredaran atau sirkulasi darah. Untuk yang satu ini, kita memerlukan bantuan air dingin. Cobalah rendam kaki secara bergantian di air hangat dan air dingin. Mulai dengan merendam kaki selama satu atau dua menit dalam air hangat, kemudian 30 menit dalam air dingin. Lakukan aktivitas ini selama 15 menit kemudian diselesaikan dengan air dingin agar sirkulasi menjadi lancar. Jadi, tunggu apa lagi? Ingin segera merasakan bagaimana nikmatnya memanjakan tubuh? Siapkan air hangat sekarang dan segera rasakan sensasi menyegarkan yang diberikan oleh air hangat. Yuk, mandi, yuk!
Google Twitter FaceBook

Jumat, 07 Juni 2013

Semangat nan Ekspresif dari Expressories



Ini adalah kisah menyenangkan tentang seorang crafter. Yap, mengusung jargon “Happy Crafty Stories, Uci dengan Expressories-nya adalah crafter yang rajin mencoba dan bahagia dengan karya-karya yang telah dibuatnya. Berbekal semangat otodidak, Uci sepertinya memang tipikal crafter yang penuh semangat dan melakukan apa saja agar karya-karyanya berisi hati dan cinta, hehehe…

Expressories. Apa, nih, arti dan makna dibalik namanya? Hehe…
Sebenernya gak ada arti dan makna khusus. Dapet kata “expressories” ini juga enggak sengaja. Jadi, waktu itu masih bingung cari nama yang kira-kira bagus untuk nama brand. Sampe cari di buku-buku nama bayi segala. Pengennya nama yang berbau-bau Indonesia tapi gak nemu-nemu yang cocok. Dan sampai pada suatu hari pas aku naik motor, gak sengaja baca tulisan di papan iklan di pinggir jalan, tulisannya gede “EXPRESS” aku lupa deh iklan apa, tapi dari kata Express itu langsung deh kepikiran aksesories. Jadi deh “Expressories”.

 
Uci sendiri membuat karya-karya apa aja gerangan?
Saat ini, produk yang aku buat masih berhubungan dengan aksesories. Seperti bros, korsase, hairclip, headband, kalung, gelang dan cincin.  Kadang-kadang buat headband untuk baby juga. Ke depannya aku pengin banget buat bantal-bantal, pouch dan tas yang simpel. Biar mesin jahitnya gak nganggur, hehe…

Oh, ya. Uci dengan Expressoriesnya sendiri sudah dimulai sejak kapan, sih? Gimana, nih, ceritanya?
Ceritanya panjaang, hihi Sebelum ada Expressories, aku pernah punya brand juga, waktu itu bareng kakak sepupu. Dan kita kasih nama “chilis” gabungan dari nama kami berdua Uci dan Meli, hahaha… Kami buat aksesories juga tapi materialnya dari kancing dan manik-manik. Cuma sebentar enggak sampai setahun. Tapi lumayan lho, sangat menghasilkan dan bikin ketagihan, Kalau dengan Expressories sendiri, ini mungkin seperti cita-cita terpendam. Waktu masih kerja, aku kepingin banget punya usaha sendiri. Waktu itu kepikiran untuk buat handmade dress karena aku bisa jahit baju cuma karena belum mahir jadi kurang pede. Setelah memutuskan keluar dari kerjaan di tahun 2010, aku memilih handmade aksesoris sebagai usaha karena waktu itu sedang trend-trend nya peniti jilbab yang berjuntai-juntai itu. Sekarang untuk proses produksi aku dibantu sama adikku Wuri.

Apa, sih, sebenarnya yang membuat Uci tertarik dengan dunia handmade?
Mmm apa yah, bingung juga. Mungkin karena asyik yah. Dan njelimetnya itu loh. Proses membuat sebuah produk handmade itu penuh perjuangan, dari mulai mencari ide dan inspirasi, cari material, kemudian proses produksi yang begadang-gadang, sampai akhirnya menjadi sebuah produk jadi. Kalo kata Mba Dita Cemprut adalah “lahiran”. Karenanya, produk handmade dari segi harga relatif lebih mahal karena prosesnya panjang plus membuatnya adalah dengan hati. Ketika orang membeli produk kita dan mereka bilang bagus, suka, dan puas. Wah, itu sesuatu banget


Karya-karya yang dibuat Uci, kan, variatif banget. Mulai dari rajutan sampai peniti-penitian. Nah, apa, nih, trademark paling utama yang ada di Expressories dari karya-karya nan beragam itu?
Hahaha bingung lagi nih. Crafter galau, semua kepengin dibikin. Kalau yang peniti-penitian itu udah jarang bikin karena cari peniti yang bagus dan tajam udah susah, sering-seringnya dapet yang tumpul, gak tega ah jualnya… Kalau sekarang-sekarang ini lagi suka merenda atau crochet, ini efek dari kebosanan membuat peniti-penitian itu , tapi karena belajarnya otodidak jadi ilmunya masih sedikit dan produk-produk crochet nya juga masih yang simpel banget. Nah, kayaknya bunga-bunga dari perca akan ada terus di Expressories. Masih perlu belajar dan mencoba berbagai macam teknik pembuatan bunga-bunga perca yang lain biar semakin variatif dan gak ngebosenin, hehe…

Apa yang menjadi patokan utama yang ada di kepala Uci dalam berkarya?
Seperti tagline di blog aku “Happy Crafty Story” adalah ‘Berkarya dengan hati, berkreasi dengan imajinasi’. Aku selalu membuat produk-produk Expressories dengan hati, dengan penuh cinta tanpa keterpaksaan sampai kadang-kadang kalo produk yang sudah dibuat hasilnya bagus dan “wow” menurut aku, sayaaaang banget kalo mau di jual, kayaknya gak rela banget, hihihi...

Sebutin, dong, hal yang paling menarik berkaitan dengan proses kreatif Uci dalam berkarya…
Nah, ini seru ini, yang paling menarik adalah ketika kita sudah punya ide, pengennya kan cepet-cepet direalisasikan menjadi sebuah produk. Masalahnya adalah aku kurang bisa menuangkan ide-ide aku dalam bentuk sketsa atau gambar atau desain. Jadi, kalau udah kebayang di otak mending langsung deh di coba bikin sampel, bongkar pasang dulu sampe bener-bener bagus menurut aku. Dan yang sering terjadi adalah ketika ide-ide itu terpaksa belum bisa dipraktekkan alias mentok, karena skil yang amat sangat pas-pasan. Mau gak mau ya harus cari cara lain yang tekniknya pas dan sesuai untuk skil yang pas-pasan ini.

Google Twitter FaceBook

Potong Kuku si Dia dengan Hati-Hati



Anjing adalah peliharaan yang sangat menyenangkan untuk diajak bermain, namun adakalanya, kaki-kaki mungil milik mereka membuat pemiliknya terluka terkena kuku-kukunya yang tajam. Tentu saja tak satupun pemilik hewan peliharaan menginginkan hal ini. Oleh karenanya, perawatan kuku pun menjadi syarat mutlak yang tak bisa disepelekan.

Memotong kuku anjing merupakan hal yang sangat menyenangkan jika dia dapat berbaring atau duduk dengan manis tapi sebagian besar anjing atau kucing sangat tidak menyukai kukunya dipotong terutama  yang pernah mengalami kesakitan atau pendarahan pada saat kukunya dipotong. Ada anjing yang hanya menarik kakinya atau berontak pada saat kukunya ingin dipotong tapi ada juga anjing yang akan menggigit begitu kukunya akan dipotong.

Ada baiknya kita melatih anjing sedini mungkin agar ia tidak sulit untuk dipotong kukunya. Kuku anjing mulai dipotong sejak usianya mencapai satu minggu, pemotongan kuku pada usia satu minggu untuk menghindarkan bayi anjing melukai area sekitar puting susu induk pada saat bayi anjing sedang menyusui. Biasakan memegang kuku anak anjing setiap hari, jika perlu sambil berpura-pura sedang memotong kuku dengan gunting kuku. Hal ini agar anjing terbiasa. Agar ia tak rewel, berikan pujian atau makanan ringan kesukaannya setelah selesai acara pemotongan kuku.

Agar anjing tak mengalami cidera, kita harus mengetahui bagian mana dari kuku yang harus digunting. Pendarahan terjadi jika pembuluh darah di kuku ikut terpotong. Sisakan kuku sekitar 2 milimeter setelah pembuluh darah. Pembuluh darah akan ikut bertambah panjang sejalan dengan pertumbuhan kuku. Jika kuku anjing terlalu panjang maka pemotongan kuku tidak bisa sekaligus karena pembuluh darah di kuku pasti akan terpotong dan mengakibatkan pendarahan. Jika pembuluh darah bisa mengikuti panjangnya kuku berarti pembuluh darah juga bisa ikut mundur seiring dengan terpotongnya kuku. Untuk kuku yang sudah terlalu panjang sebaiknya dipotong secara bertahap setiap hari.

Bagaimana jika terjadi kesalahan sehingga menyebabkan terjadinya pendarahan? Jangan khawatir, karena pembuluh darah tersebut cepat menutup. Tanpa diberi obat pun, pendarahan akan berhenti dengan sendirinya dalam waktu kurang lebih 5 menit. Di pasaran sudah banyak pula dijual obat penghenti pendarahan, ada yang berupa serbuk dan ada juga yang berupa kertas kapas dengan cairan obat penghenti pendarahan. Jika tidak sempat membeli, abu rokok atau bubuk kopi dapat dijadikan alternatif dengan cara ditempelkan pada kuku yang berdarah sambil ditekan dengan jari selama lima menit sehingga pendarahan pada kuku mudah dihentikan walaupun tanpa bantuan obat-obatan.
Google Twitter FaceBook

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails