Follow by Email

Jumat, 18 Juli 2014

Coretan DinArt



Siapa bilang corat-coret tak ada gunanya. Setidaknya perempuan yang satu ini membuat beragam karya menakjubkan melalui coretan-coretan kece nan unik yang dibuatnya. Dinar Safitri sang penggagas DinArt memang sudah sejak lama hobi menggambar. Melalui hobinya ini, gambar-gambar tersebut diaplikasikan pada berbagai benda-benda sehingga menjadi sebuah karya yang menarik untuk ditilik.

Karyanya tampak lucu-lucu, apa aja sih sebenarnya yang dibuat oleh Dinar?
Terima kasih sudah dibilang lucu. Yang saya lakukan sebenarnya sederhana. Hanya corat coret. Namun corat coretnya diaplikasikan ke berbagai benda. Alhasil corat-coret saya terbentuklah piring hias, boneka kayu, gelas, mangkuk, kertas , dan lain-lain.


Aku lihat di FB-nya dibilang dinART dibagi dua bagian,Doodler dan Handmader. Gimana nih maksudnya, hehe…
Oh ya, jadi sebelum saya sangat ketagihan corat coret (doodle), saya suka membuat aksesoris (handmade) dari kain seperti jepit, bros, headband, dan lain sebagainya. Nah, dulu produk yang saya hasilkan,  itu adalah karya corat-coret (doodle) dan aksesoris (handmade). Namun dulu, karya doodle saya lebih untuk lomba art. Jadi berupa karya di atas kertas A3 atau A4 yang dilombakan lalu dipamerkan. Tapi sekarang saya lebih menggembangkan karya doodle saya yang aplikasinya lebih ke home decor dan alat kantor  karena memang pada dasarnya saya hobi menggambar walau bukan dari jurusan seni.


Apa sih serunya menggambar menurut kamu?
Menggambar bagi saya itu lebih dari sekedar seru. Ia adalah tempat mencurahkan hati. Mungkin sebagian orang jika sedih maka ia akan menulis diary dengan kata-kata yang indah namun saya lebih menuliskannya dengan gambar. Di instagram saya itu awalnya berisi tentang kisah-kisah kehidupan.  Kalau kata penelitian, media menggambar dapat pula digunakan sebagai terapi Seperti yang kita semua ketahui bahwa dengan menggambar seseorang dapat mengekspresikan dirinya terhadap suatu kondisi tertentu. Esensi dari terapi menggambar itu sendiri adalah bagaimana seseorang dapat menuangkan pikirannya dalam coret-coretan pada sebuah kertas dalam sebuah gambar. Coretan itu tentunya dibuat berdasarkan apa yang terjadi pada diri seseorang tersebut. Mengapa ia mendapat ide menggambar suatu hal, tentu saja dikarenakan apa yang ada di kepalanya. Dengan terapi menggambar, seseorang diajak untuk menuangkan pikiran lain sebagai pemecahan terhadap masalah yang ia miliki. Mereka diajak untuk mendapatkan pandangan baru terhadap masalah yang mereka pegang selama ini.

Sejak kapan Dinar terpikir untuk mengaplikasikan gambar-gambarnya di karya handmade?
Saya memulai lagi hobi menggambar sejak 3 tahun lalu. Namun setahun yang lalu saya mulai memiliki keinginan agar karya saya ini bisa dinikmati semua kalangan, bukan hanya kalangan seniman. Mulailah saya  mengaplikasikan karya-karya saya itu ke benda-benda yang layak guna seperti gelas, piring, dan lain-lain agar bisa dinikmati semua orang. Jadi sekitar setahun lalu semua perjalanan ini dimulai…

Gimana cara Dinar untuk menggali ide sehingga selalu bisa menghasilkan karya-karya unik nan unyu?
Menggali idenya bisa dengan banyak cara. Mem-follow artist ternama yang karyanya membahana yang mampu membakar semangat setiap sy liat karyanya di instagram, pinterest, atau youtube. Jalan-jalan ke tempat seni, ke toko buku, ke taman, ikut komunitas seni, datang ke acara seni, dan selalu open mind terhadap hal-hal baru.

Hal paling menyenangkan yang didapat Dinar selama aktif berhandmade?
Paling menyenangkan ketika orang merasa terinspirasi dengan karya saya, orang mengapresiasi karya saya, saya mampu memberikan ilmu dan ide baru untuk orang-orang.

Terakhir… apa nih target terdekat yang ingin diraih Dinar dengan dinART-nya?
Sebenarnya karya saya ini mengandung visi misi penyebaran virus doodle (mencoret). Bahwa ditengah maraknya penggunaan teknologi di dunia art design, ternyata menggambar itu mudah. Hanya dengan doodling (modal pensil/spidol dan kertas ) kita bisa menghasilkan karya seni unik. Karya saya brand-nya kan hitam putih bergaris. Nah, itu untuk menunjukkan juga bahwa untuk membuat karya indah itu tidak perlu terlalu banyak warna. Cukup hitam putih saja, sudah bisa jadi karya unik. Simple. berdasarkan hal tersebut target saya punya gallery doodle sendiri untuk penyerbaran “virus”. Isinya bisa terdiri dari all produk dinART, interiornya berisi karya mural dinART, juga dibuka kelas-kelas doodle untuk yang berminat. Amiiin... aamiiin... amiiin…

 
Google Twitter FaceBook

Coretan Doodle

Siapa yang belum pernah melakukan corat-coret sepanjang hidupnya? Entah di halaman belakang buku tulis semasa sekolah, atau di kertas soal ujian yang terlalu rumit untuk dipecahkan.Seringkali pula segala coretan itu hanya berumur beberapa detik saja dan segera musnah hanya dalam hitungan detik setelah ia dibuat. Nah, ada yang tahu dengan istilah doodle? Mungkin sebagian dari kita akan mengernyitkan dahi, menerka-nerka apa hubungan dari corat-coret dengan sebuah kata asing tersebut.


Doodle sendiri dapat dikatakan sebagai bagian dari corat-coret. Jika diartikan secara harfiah, doodle memiliki arti mencoret. Pada dasarnya, doodle seringkali diartikan sebagai gambar yang hadir dalam keadaan tidak sadar. Sederhananya begini, mungkin saat fokus kita tengah mendengarkan pelajaran di masa sekolah, tangan kita justru membuat coretan gambar yang justru membentuk sesuatu. Coretan itulah yang dikategorikan sebagai doodle. Pada dasarnya, doodle sendiri adalah coretan yang berusaha menyampaikan ekspresi dan emosi para pelakunya.

Pada perkembangannya, doodle lalu dikenal sebagai bagian dari sebuah seni atau gaya menggambar yang kerap terlihat abstrak. Lebih lanjut, gambar-gambar tersebut ada yang dianggap bermakna ada pula yang dianggap tidak bermakna. Garis besar dari kesemuanya itu adalah keunikan yang dihasilkan dari coretan tersebut yang kadang memperlihatkan suatu bentuk yang simetris namun justru terlihat menarik.

Secara historis, gambar-gambar yang ada di gua-gua pada masa pra-sejarah dianggap sebagai doodle yang paling tua. Kegiatan coret-mencoret dinding gua ini digunakan sebagai media untuk menceritakan sebuah kisah secara turun-temurun. Pada saat sekarang, doodle art  telah berkembang pesat. Ia tidak hanya coretan tanpa sadar yang dibuat oleh seseorang. Karya-karya seni dengan menampilkan gaya doodle ini mulai memasuki berbagai ranah kekinian seperti pada desain-desain untuk keperluan iklan dan lain sebagainya.
(Nugraha Sugiarta)




Google Twitter FaceBook

Jumat, 11 Juli 2014

Mengintip Isi Kedai Aswa



Membaca namanya, janganlah langsung berasumsi tentang sebuah warung sayur atau warung kopi. Kedai yang satu ini berisi kreativitas Ayu sang crafter dengan ragam karya nan unik. Mengapa Kedai Aswa? Mungkin tak ada arti khusus selain mudah diingat dan simpel. Mengapa berhandmade? Nah ini sudah barang tentu memiliki jawaban menarik dan unik, seunik namanya.

Namanya unik nih. Kenapa menggunakan analagi kedai? Apa nih makna dari nama “Kedai Aswa”?
Kalau ditanya apa makna Kedai Aswa aku sendiri juga bingung, hahaha... Nama itu muncul begitu saja. Kedai dalam bahasa jawa Warung sedangkan Aswa aku ambil dari nama ponakanku jadi warung aswa. Karena simpel dan unik jadi aku putuskan untuk menggunakan nama Kedai Aswa. Enggak ada arti khusus untuk Kedai Aswa.


Apa yang membuat Ayu terpikir untuk berhandmade dengan serius sampai membuat Kedai Aswa?
Hmmm apa yah Semua mengalir begitu saja, apalagi setelah benar-benar mengenal dunia handmade aku semakin jatuh cinta dengan handmade. Awal membuat Kedai Aswa juga hasil dari ketidaksengajaan dan kini bisa menghasilkan rupiah, hehe…


Keseruan seperti apa yang didapat Ayu dengan nyemplung ke dunia handmade?
Lebih tepatnya kepuasan. Ya ada rasa puas dan senang yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Keseruan lain punya banyak teman yang sama-sama suka handmade, bisa saling bertukar inspirasi dan ilmu tentunya.


Karya-karya seperti apa sih yang dibuat oleh Ayu?
Kedai Aswa membuat bros, gantungan kunci, doll, dan souvenir.

Apa keunikan yang dimiliki dari produk-produk Kedai Aswa?
Sampai sekarang aku masih mencari jati diri Kedai Aswa karena masih sangat baru di dunia handmade. Masih sulit untuk menemukan keunikan yang pas dari Kedai Aswa.

5 greatest things about Kedai Aswa?
Cukup 3 kata saja yang mewakili Kedai aswa Simple, Unik, dan handmade from the heart

Dengan membuat Kedai Aswa, apa impian yang ingin diraih Ayu?
Mimpi terbesarku bisa mengembangkan usaha ini dan punya toko kecil untuk memajang hasil karyaku, semakin di kenal orang produk-produk kedai aswa, bisa bermanfaat untuk orang lain, rencana ke depan ingin membuka pelatihan dan mengenalkan handmade untuk anak-anak sekolah di lingkunganku tinggal.
Instagram : @kedaiaswa

Google Twitter FaceBook

Memaknai Iket

Beberapa tahun lampau, saya berkenalan dengan seorang kawan. Tak ada yang luar biasa dari perkenalan pertama kami kecuali seutas kain yang selalu terlilit di kepalanya. Kala itu, nyaris saya tak menemukan laki-laki di tengah kota Bandung menggunakan kain yang lazim disebut iket tersebut bertengger di kepala. 

Namun, lain dulu lain pula kini. Kaum muda utamanya para pelajar, entah gandrung entah karena mendapat himbauan dari sekolah, banyak terlihat berseliweran dengan menggunakan iket di kepalanya masing-masing.


Sebenarnya, iket sendiri penggunaannya dikategorikan berdasarkan zamannya. Iket buhun adalah iket yang digunakan pada masa lalu, adapun pada masa kini dikenal apa yang dinamakan iket kiwari. Iket buhun biasanya merupakan iket warisan turun-temurun yang banyak terdapat di kampung-kampung adat di tatar sunda. Sedangkan iket kiwari biasanya diartikan sebagai iket yang telah mendapat banyak modifikasi dari para pecinta budaya sunda yang mencoba mengangkat nilai-nilai budaya sunda dan berusaha memopulerkan kembali penggunaan iket.

Secara filosofis, iket dapat diartikan sebagai  pengikat kepala. Dengan kata lain, iket menggambarkan tentang kepala dengan otak yang terdapat di dalamnya merupakan segala sumber dari tingkah laku yang kita perbuat dalam kehidupan. Iket dengan demikian dimaknai sebagai pengikat pikiran agar selalu memiliki cipta, rasa, dan karsa dalam berpikir. Di samping itu, iket juga memberikan makna bahwa sebagai manusia kita harus dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk.
(Nugraha Sugiarta)


Google Twitter FaceBook

Jumat, 04 Juli 2014

Vtree Flanel dan Kreativitas Tanpa Henti



Pecinta flanel yang satu ini mengaku jatuh cinta pada flanel karena corak warna-warninya yang begitu menggoda. Selain itu, Fitri Amelia, sang penggagas Vtree Flanel ini, pun menikmati proses berkreasinya dengan terus melahirkan inovasi dari pesanan-pesanan para konsumen yang tak berhenti berdatangan.

Karya flanel apa aja nih yang dibuat Fitri?
Fit suka yang  berbahan flanel sama katun, kalo yang dibuat seperti kaos aplikasi flanel, assesories, plushie, cushion/bantal peluk.

Kenapa milih flanel dan katun. Apa sih yang menarik dari bahan itu?
Karena suka menjahit dengan mesin jahit, jatuh cinta sama flanel karena warna-warnanya yang  banyak, kalau katun motifnya beraneka. Bahan-bahan tersebut juga paling enak dijahit tangan maupun mesin.


Apa nih hal paling unik dari karya-karya kamu?
Karena setiap karya yang dibuat melalui made by order. Saya ingin setiap karya yang diorder bisa memuaskan selera konsumen, tentunya dikerjakan dengan hati sehingga saya pun sangat puas saat karya tersebut berhasil diselesaikan. Dan yang  paling disuka saat konsumen request untuk dibuatkan sesuatu dan hal  itu adalah baru bagi saya. Itu adalah kesempatan saya untuk bisa berinovasi.

Oh, ya.  Fitri udah sejak kapan nyemplung ke dunia handmade?
Tahun 2011 bikin untuk sendiri dan temen-temen deket aja karena dasarnya hobi, belajar otodidak. Termotivasi mendalami saat seorang teman fb ngajak ketemuan dan sharing ilmu, terus diajak bergabung ke grup Barter yang suka ngadain kopdar dan workshop enam bulan sekali karena anggotanya antar benua alias banyak di luar bandung,  hehe…



Hehe antar kota dalam provinsi kayak bus dong. Nah, Fitri sendiri ngeliat kondisi dunia handmade lokal saat ini kayak gimana nih?
Hehe, bisa jadi. Kondisi dunia handmade saat ini berkembang dengan banyaknya peminat yang mengagumi karya handmade dan semakin diberdayakannya pelaku-pelaku craft oleh pemerintah setempat dengan banyaknya pelatihan. Yang  paling penting dari menyalurkan hobi bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah, bahkan banyak dari teman-teman crafter yang menggantungkan hidup dari hasil craft termasuk saya, hehe…

Nah, gimana cara paling efektif biar karya kita terus dilirik pembeli?
Lebih sering latihan dan menghasilkan karya bisa mengasah diri untuk terus berinovasi. Tentunya harus selalu mau belajar, meskipun crafter lain bisa menghasilkan karya yang sama tapi pasti ada ciri khas yang akan membedakan dengan crafter lain.

Gagasan terbesar Fitri dengan Vtree Flanelnya?
Gagasan terbesar dari Vtree Flanel untuk pribadi adalah saat saya terlampau bersedih setelah anak saya meninggal… Alhamdulillah kesibukan ngecraft bisa sedikit mengobati kesedihan tersebut, keinginan lebih produktif justru disaat kehilangan semangat. Untuk orang-orang disekitar saya alhamdulillah bisa sedikit berbagi penghasilan tambahan sembari ngemong anak di rumah walaupun masih terbatas orderan. Senang kalau bisa berbagi…




Google Twitter FaceBook

Asal Mula Animasi

Siapa yang tak menyukai film animasi? Film-film seperti Shrek atau Toys Story adalah dua di antara begitu banyaknya film-film animasi yang dengan cepat merengkuh penggemarnya. Berbicara mengenai animasi adalah berbicara mengenai sejarah panjang dunia sineas kreatif yang bahkan telah dimulai semenjak ribuan tahun yang lalu. Manusia purbakala jaman dahulu kerap menggambar binatang dengan jumlah kaki yang banyak untuk memperlihatkan gerak cepat dari lari binatang.

Memasuki abad ke-19, perkembangan animasi mulai menemukan babak baru. Praxinoscope ditemukan Emile Reynauld. Alat berbentuk tabung ini dapat memutar ratusan gambar animasi sehingga dapat terlihat bergerak seperti film. Alat yang dapat diproyeksikan ke dinding dan juga cermin ini dapat dibilang sebagai cikal bakal proyektor bioskop seperti yang kita kenal sekarang. Setelah itu, beragam inovasi seperti flipbook (animasi pada tumpukan lembaran kertas yang digerakkan dengan cepat) dan animasi stop motion (potongan-potongan gambar adegan yang digabungkan menjadi satu) terus bermunculan.

Salah satu adegan dalam film animasi Gerty The Dinosaur

Sejarah lalu mencatat nama Winsor Mc Cay yang mendapat julukan Bapak Animasi Dunia. Ilustrator yang satu ini membuat sebuah film animasi hitam putih berjudul Gerty The Dinosaur dengan durasi yang cukup panjang di jamannya. Tak kurang dari 16 gambar dihadirkan pada tiap detiknya sehingga tokoh dinosaurus yang ditampilkan benar-benar terlihat seperti hidup. 

Semenjak itu, para pembuat animasi bermunculan dengan cepat. Mulai dari Disney yang membuat animasi Mickey Mouse sampai Warner Bros yang membuat Bugs Bunny. Mudah ditebak, pada perkembangannya setelah berpuluh-puluh tahun, animasi mengalami gerak maju yang begitu cepat, terlebih dengan makin canggihnya teknologi komputer yang mampu membuat film animasi dengan sangat tampilan yang sangat realistis.
(Nugraha Sugiarta)






Google Twitter FaceBook

Jumat, 27 Juni 2014

Sentuhan Jiwa Mahira Galeri

Bagi perempuan yang satu ini, karya handmade memiliki sentuhan jiwa pembuatnya. Segala hasrat tentu tertumpah dalam gurat-gurat kreativitas. Bergelut dengan Mahira Galeri dengan detail yang mengagumkan, Nikma menemukan kebebasan dalam aktivitas handmade yang dilakukannya.

Karyanya di Mahira Galeri tampak beraneka macam, hehe… Mbak Nikma sendiri konsep berkaryanya gimana, nih?
Konsep berkarya saya adalah menuangkan ide yang ada di kepala meski belum semua terwujud namun sedikit demi sedikit aku tuangkan dalam sebuah karya. Saya suka karya yang unyu-unyu, ada sentuhan etnik namun tetep nuansa ceria. Jadi menurut saya di dunia handmade ini adalah sebuah kebebasan dalam berkarya yang bisa membuat kita lebih tersenyum dan lebih bersemangat.

Kan di FBnya Mbak Nikma nulis “workshop n store indonesian handmade produk”. Menurut Mbak Mahira, handmade itu sendiri apakah gerangan?
Handmade adalah buatan tangan atau hasil karya tangan manusia dimana saat proses pembuatan ada sentuhan jiwa si pembuat, semisal karakter wajah sebuah boneka  mencerminkan isi kepala si pembuatnya.



Apa hal paling utama yang diperhatikan oleh Mbak Nikma dalam membuat karya?
Hal yang paling saya perhatikan dalam membuat karya adalah detail hiasan dan bentuk  karya semisal pemilihan bahan, menentukan bentuk karya bulat,kotak, atau bentuk lain, jenis hiasan yang akan dituangkan dalam sebuah produk semisal hiasan sulam benang atau perca dan juga hiasannya bentuknya apa, serta selalu berupaya orisinil meski banyak mendapat ide juga dari karya orang lain.



Kelebihan apa nih yang ada di tiap produk Mahira Galeri?
Produk yang kita buat selalu mempunyai ciri khusus karena selalu dibuat limited edition dan selalu dibuat berbeda tiap produk meski satu jenis barang. dan bisa custem order juga jadi bisa dibuat sesuai pesanan custemer. Untuk produk non custem kita berkonsep Etnik Ceria jadi selalu ada keceriaan dan kesan up to date sehingga ketinggalan jaman.



Ceritain dong langkah-langkah Mahira Galeri dalam proses membuat karya?
Di saat menemukan ide sebuah karya saya biasanya menuangkan dalam bentuk sketsa gambar lalu pada saat sudah siap untuk mengeksekusi mulailah merapikan gambar sketsa model dengan detail ukuran, perpaduan warna kain, dan juga perpaduan bahan apa yang akan dipakai. Selanjutnya tahap pembuatan pola sesuai dengan ukuran yang diinginkan dan pemotongan bahan lalu pengerjaan dan jadi deh meski terkadang sering di tengah pengerjaan menemukan ide baru

Apa mimpi terbesar yang ada di kepala Mbak Nikma kalau mendengar kata “handmade”?
Saya ingin dikenal melalui hasil karya saya yaitu Handmade baik melalui buku karya saya nanti yg bisa mengisnpirasi orang lain, atau melalui pelatihan pembuatan karya handmade dan tentunya hasil karya handmade saya bisa menjadi bisnis yang menjanjikan bagi masa depan keluarga saya, amiiin.


Google Twitter FaceBook

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails